Departemen Perdagangan AS Menarik Usulan Aturan Ekspor Chip AI

iconChainthink
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Pertimbangan CFT mungkin memengaruhi penarikan Departemen Perdagangan AS terhadap rancangan aturan ekspor chip AI pada 14 Maret, tanpa alasan resmi yang diberikan. Rancangan tersebut, yang diposting pada 26 Februari dengan label 'sedang ditinjau', bertujuan untuk mengatur akses global dan dilaporkan mempertimbangkan persyaratan investasi asing atau jaminan keamanan untuk pesanan chip besar. Langkah ini terjadi di tengah perubahan prioritas regulasi yang memengaruhi aset berisiko tinggi, seiring pemerintahan Trump berupaya membentuk ulang kerangka ekspor AI era Biden. Seorang mantan pejabat menyatakan bahwa perbedaan pendapat internal mengenai kepemimpinan AI global dan keamanan nasional kemungkinan menjadi penyebab pembatalan tersebut.

ChainThink, 14 Maret, menurut laporan media asing, situs pemerintah menunjukkan bahwa Departemen Perdagangan AS pada hari Jumat menarik rancangan aturan mengenai ekspor chip kecerdasan buatan (AI). Rancangan aturan tersebut awalnya direncanakan untuk mengatur akses global terhadap chip AI dan telah dikirimkan ke lembaga lain untuk masukan pada akhir Februari. Situs tersebut tidak menjelaskan alasan penarikan tersebut. Perwakilan Departemen Perdagangan AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.


Pencabutan ini menandai kemunduran lagi dari pemerintahan Trump dalam upaya mencabut dan mengganti kerangka ekspor chip AI yang dikeluarkan oleh pemerintahan Biden pada Januari 2025. Aturan yang bernama Implementasi Rencana Aksi AI (AI Action Plan Implementation) diterbitkan pada 26 Februari di situs Kantor Informasi dan Urusan Regulasi dengan label "sedang ditinjau", kemudian ditarik kembali.


Dokumen menunjukkan bahwa rencana tersebut pernah mempertimbangkan menjadikan investasi asing di pusat data AS atau jaminan keamanan sebagai syarat untuk menyetujui ekspor 200.000 chip atau lebih. Seorang mantan pejabat pada hari Jumat mengatakan bahwa pencabutan aturan yang diusulkan terbaru kemungkinan mencerminkan perbedaan pendapat di dalam pemerintah mengenai cara mencapai dominasi AI global dan menanggapi kekhawatiran keamanan nasional. (GoldTen)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.