Pusat data AS mengonsumsi 39,7% listrik pusat data global pada 2025

iconCryptoBriefing
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Data inflasi baru menunjukkan bahwa pusat data AS mengonsumsi 312,6 TWh pada 2025, atau 39,7% dari penggunaan global. Permintaan listrik pusat data global mencapai 788 TWh, dengan China dan Eropa masing-masing sebesar 26,1% dan 18,4%. Sektor ini kini menggunakan 2% listrik global, dan konsumsi dapat berlipat ganda pada 2030. Perubahan kebijakan kripto global dapat memengaruhi penggunaan energi seiring meningkatnya permintaan.

Pusat data di seluruh dunia mengonsumsi 788 terawatt-jam listrik pada tahun 2025.

Statistical Review of World Energy 2026 dari Energy Institute, yang diproduksi bekerja sama dengan Ember dan didukung oleh S&P Global Energy, mencakup pelacakan permintaan listrik pusat data untuk pertama kalinya dalam sejarah 75 tahun review ini.

Angka-di-balik-gejolak-tersebut

Konsumsi listrik pusat data global melonjak 19,7% year-over-year, naik dari 658,2 TWh pada 2024 menjadi 788 TWh pada 2025. Perluas pandangan lebih jauh dan trennya terlihat lebih dramatis: konsumsi hampir dua kali lipat sejak 2020, ketika pusat data menarik 410,8 TWh.

AS berada di pusat akselerasi ini. Pusat data Amerika mengonsumsi 312,6 TWh pada 2025, menyumbang 39,7% dari total global. Negara ini juga menyumbang sekitar 49% pertumbuhan dunia, menambahkan permintaan baru sebesar 63,5 TWh dalam satu tahun.

Iklan

China berada di posisi kedua dengan 26,1% permintaan listrik pusat data global, diikuti oleh Eropa sebesar 18,4%.

Permintaan listrik AS secara keseluruhan tumbuh sebesar 3% pada tahun 2025, sejalan dengan rata-rata global.

Pusat data kini mewakili sekitar 2% dari produksi listrik global. Proyeksi menunjukkan konsumsi listrik pusat data bisa berlipat ganda lagi pada tahun 2030.

Dampak terhadap infrastruktur energi

Kesenjangan antara pertumbuhan pasokan energi total sebesar 1,7% dan pertumbuhan permintaan listrik sebesar 3% menceritakan kisahnya sendiri.

Laporan tersebut juga menyoroti kendaraan listrik bersama dengan pusat data sebagai pendorong utama pertumbuhan permintaan listrik.

Perjanjian Microsoft untuk menghidupkan kembali sebuah unit di Three Mile Island dan investasi Amazon dalam pengembangan nuklir adalah contoh awal perusahaan teknologi yang mencari daya dasar bebas karbon.

Perusahaan-perusahaan seperti Hut 8, Core Scientific, dan Iris Energy semuanya telah mengumumkan strategi untuk mengalokasikan sebagian kapasitas daya mereka ke beban kerja AI dan komputasi berkinerja tinggi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.