Odaily Planet Daily melaporkan, pada 4 Agustus, Departemen Keuangan AS merilis pernyataan bersama yang merangkum pembahasan dari pertemuan Grup Kerja Pengawasan Keuangan AS-Inggris di London pada 8 Juli. Lembaga pengawas kedua belah pihak memperluas kolaborasi di bidang aset digital, stablecoin, modernisasi pembayaran, AI, stabilitas keuangan, pasar modal, dan kerja sama keuangan lintas batas. Pihak yang hadir mencakup departemen keuangan kedua negara, Bank of England, Federal Reserve, Financial Conduct Authority Inggris, dan berbagai lembaga pengawas keuangan AS. Pihak AS memaparkan kemajuan pelaksanaan Undang-Undang GENIUS untuk stablecoin dan struktur pasar aset digital, sementara pihak Inggris memaparkan strategi digital untuk pasar keuangan grosir. Kedua belah pihak mendukung standar pengawasan yang sebanding untuk stablecoin, termasuk penggunaan lintas batas, penanganan risiko yang sebanding, serta dukungan cadangan aset likuid berkualitas tinggi minimal 1:1 untuk stablecoin yang digunakan sebagai alat pembayaran. Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) AS telah mengusulkan standar pelaksanaan GENIUS Act yang mencakup cadangan, penebusan, modal, likuiditas, manajemen risiko, penitipan, dan penyimpanan. Bank of England telah merilis draf aturan untuk stablecoin yang dapat mencapai skala sistemik dalam perekonomian Inggris, termasuk batas sementara penerbitan sebesar 40 miliar pound sterling untuk setiap stablecoin sistemik, penggunaan tanpa batas oleh individu dan perusahaan, serta persyaratan cadangan. Grup Kerja Pengawasan Keuangan diharapkan akan mengadakan pertemuan berikutnya pada awal 2027.
AS dan Inggris Memperluas Kerja Sama Regulasi Aset Digital, Merencanakan Standar Stablecoin yang Sebanding
KuCoinFlashBagikan
Departemen Keuangan AS dan regulator Inggris memperdalam kerja sama dalam regulasi aset digital, termasuk regulasi stablecoin. Pernyataan bersama dari pertemuan mereka pada 8 Juli di London, yang dirilis pada 4 Agustus 2026, menguraikan rencana untuk aturan stablecoin yang sebanding. AS menyoroti Undang-Undang GENIUS, sementara Inggris mengungkap strategi digital grosirnya. Keduanya mendukung dukungan cadangan 1:1 untuk stablecoin yang digunakan dalam transaksi moneter. Bank of England mengusulkan batas £40 miliar untuk penerbitan stablecoin sistemik. Kelompok kerja akan bertemu lagi pada awal 2027.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.

