Upstart Holdings baru saja melewati titik pemeriksaan regulasi utama. Perusahaan peminjaman berbasis AI mengumumkan pada 23 Juli bahwa Kantor Komptroller Mata Uang telah memberikan persetujuan bersyarat untuk Upstart Bank, N.A., sebuah bank digital nasional yang diusulkan dan dirancang sepenuhnya berdasarkan underwriting yang didorong oleh kecerdasan buatan.
Upstart masih memerlukan persetujuan dari FDIC untuk asuransi setoran dan dari Federal Reserve untuk status perusahaan pemegang bank.
Dari perantara menjadi tokoh utama
Upstart telah menghabiskan sejarahnya sebagai perusahaan platform. Perusahaan ini membangun model AI yang memprediksi kelayakan kredit, lalu menyerahkan model-model tersebut kepada mitra bank yang benar-benar memberikan pinjaman. Dengan mendirikan bank sendiri, Upstart akan menggabungkan seluruh rantai pasokan ini menjadi satu entitas.
Perusahaan mengajukan aplikasinya pada 10 Maret 2026. Hanya lebih dari empat bulan kemudian, ia mendapatkan persetujuan bersyarat dari OCC.
Jika sepenuhnya disetujui, Upstart Bank akan memberikan pinjaman secara nasional dan menerima setoran yang diasuransikan FDIC. Saat ini, Upstart mengandalkan mitra modal pihak ketiga dan pasar sekuritisasi untuk membiayai pinjaman mereka. Beralih ke pendanaan berbasis setoran dapat secara signifikan memperkecil biaya modalnya.
Annie Delgado, yang saat ini menjabat sebagai Chief Risk Officer di Upstart, diusulkan sebagai CEO bank baru. Paul Gu, Chief Technology Officer perusahaan, juga disebut dalam konteks transisi kepemimpinan seiring pembentukan institusi ini.
Mengapa bank yang native AI adalah hal besar
Upstart Bank akan menjadi bank pertama yang mendapat izin nasional dan dibangun sejak awal untuk menggunakan sistem underwriting berbasis AI. Artinya, seluruh arsitektur operasional bank, mulai dari penilaian risiko, penetapan harga pinjaman, hingga manajemen portofolio, akan dibangun di sekitar model pembelajaran mesin, bukan diadaptasi ke infrastruktur lama.
Dampak kompetitifnya melampaui Upstart sendiri. Peminjam fintech lainnya seperti SoFi, yang memperoleh charter bank sendiri pada 2022, dan LendingClub, yang mengakuisisi Radius Bank pada 2021, telah menunjukkan bahwa integrasi vertikal dapat mengubah ekonomi unit.
Gelombang regulasi yang akan datang
OCC mengevaluasi aplikasi charter, tetapi FDIC menilai secara independen apakah lembaga tersebut layak mendapatkan asuransi setoran, dan Federal Reserve menentukan apakah perusahaan induk memenuhi syarat sebagai perusahaan pemegang bank.
Persetujuan OCC bersyarat, kemungkinan disertai persyaratan spesifik yang melibatkan tingkat modal minimum, komitmen manajemen, dan tonggak operasional yang harus dipenuhi oleh Upstart sebelum charter menjadi sepenuhnya berlaku.
Apa artinya ini bagi para investor
Dengan mengendalikan banknya sendiri, Upstart dapat mengurangi ketergantungannya pada institusi mitra, menurunkan biaya pendanaannya melalui setoran, dan menangkap lebih banyak ekonomi pada setiap pinjaman yang dikeluarkannya. Mengelola bank juga membawa risiko neraca, artinya jika kinerja pinjaman memburuk, kerugian tersebut akan tercatat di buku Upstart, bukan mitra.
