Menurut Bloomberg, seorang pria mengaku bahwa mantan istrinya mencuri lebih dari 2.323 bitcoin dari dompetnya dan memindahkannya ke tempat yang tidak dapat diaksesnya, dengan nilai aset yang terlibat mencapai hingga 180 juta pound sterling (sekitar 238 juta dolar AS). Penggugat Ping Fai Yuen telah mengajukan gugatan terhadap mantan istrinya, Fun Yung Li, di pengadilan London. Menurut dokumen putusan pengadilan London yang dirilis pada 10 Maret, sejak gugatan dimulai, nilai bitcoin yang terlibat pernah mencapai maksimum 180 juta pound sterling.
Wanita Inggris Diduga Mencuri Bitcoin senilai $238 Juta dari Mantan Suami Setelah Perceraian
TechFlowBagikan






Seorang pria dari London menggugat mantan istrinya karena diduga mencuri 2.323 bitcoin, senilai hingga £180 juta ($238 juta), setelah perceraian mereka. Ping Fai Yuen mengklaim bitcoin tersebut dipindahkan ke akun-akun yang tidak dapat diakses. Dokumen pengadilan yang diajukan pada 10 Maret menunjukkan kasus ini melibatkan valuasi maksimum sebesar £180 juta dalam bentuk bitcoin. Kasus ini memicu berita bitcoin terbaru seiring meningkatnya pertikaian hukum mengenai aset digital. Berita bitcoin terbaru ini menyoroti peran kripto yang semakin besar dalam sengketa perceraian berisiko tinggi.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.