Senator ASAJ Menyusun RUU untuk Melindungi Pengembang Kripto Seiring Kerangka Regulasi yang Mendekat

iconTechFlow
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Senator Amerika Serikat mengenalkan Rancangan Undang-Undang Kepastian Regulasi Blockchain pada 12 Januari, bertujuan untuk melindungi pengembang kripto dari diberi label sebagai pengirim uang jika mereka tidak mengelola dana pengguna. RUU ini mendukung upaya terus-menerus Dewan Perwakilan Rakyat (House) dalam memperbarui pasar kripto, dan kemungkinan akan menjadi bagian dari RUU struktur pasar kripto yang lebih luas dari Komite Perbankan Senat. Sidang diperkirakan akan diadakan pada hari Kamis, dengan draf RUU diharapkan keluar minggu ini. Komite Pertanian menunda tinjauannya hingga akhir bulan. Diskusi mencakup hasil dari stablecoin, masa depan DeFi, dan minat kripto yang terkait dengan Trump. DeFi Education Fund menyoroti peran RUU ini dalam melindungi pengembang dan hak pengguna. Ini terjadi di tengah siklus berita kripto penting yang membentuk pemandangan regulasi di Amerika Serikat.

Menurut laporan The Block, senator Partai Republik AS Cynthia Lummis dan senator Partai Demokrat Ron Wyden mengajukan RUU "Blockchain Regulatory Certainty" pada 12 Januari, yang secara jelas menyatakan bahwa pengembang perangkat lunak yang tidak mengendalikan dana pengguna tidak boleh dianggap sebagai pihak yang melakukan transmisi dana. RUU ini sejalan dengan upaya sebelumnya di DPR, dan diperkirakan akan dimasukkan ke dalam RUU struktur pasar kripto yang lebih luas dari Komite Perbankan Senat. Komite Perbankan Senat berencana mengadakan sidang minggu ini untuk merevisi dan memutuskan RUU regulasi menyeluruh terhadap industri kripto, dengan teks RUU diperkirakan akan dirilis awal minggu ini. Komite Pertanian Senat semula dijadwalkan pada hari yang sama untuk membahas RUU struktur pasar kripto mereka, tetapi kini ditunda hingga akhir bulan. Fokus negosiasi legislatif mencakup penanganan keuntungan stablecoin, konflik kepentingan bisnis kripto keluarga Trump, serta peran keuangan terdesentralisasi (DeFi). DeFi Education Fund menekankan bahwa RUU ini sangat penting untuk melindungi pengembang perangkat lunak dan hak pengelolaan mandiri.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.