Menurut laporan BlockBeats, pada 1 Januari, setelah beberapa bulan penundaan, Komite Perbankan Senat AS diharapkan akan melanjutkan proses tinjauan RUU pengawasan aset digital pada minggu kedua Januari tahun ini.
Menurut laporan terkait dan sumber terpercaya, komite perbankan mungkin akan mengadakan rapat revisi terhadap RUU Inovasi Keuangan yang Bertanggung Jawab pada minggu kedua Januari. Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam proses legislasi yang sebelumnya terhambat karena kekhawatiran anggota Partai Demokrat terhadap keuangan terdesentralisasi dan penghentian operasional pemerintah federal yang terpanjang dalam sejarah.
Cody Carbone, CEO dari organisasi advokasi aset digital The Digital Chamber, mengatakan bahwa pada minggu kedua bulan Januari, Senat setidaknya akan mengadakan rapat revisi terhadap satu rancangan undang-undang struktur pasar yang sedang menunggu keputusan. Selain itu, Komite Pertanian Senat Amerika Serikat juga sedang meninjau versi mereka sendiri dari RUU struktur pasar, yang mungkin akan diajukan untuk pemungutan suara oleh seluruh Senat setelahnya.
Rancangan undang-undang struktur pasar ini sebelumnya disahkan di DPR pada bulan Juli dengan nama "Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY)", dan diharapkan akan memberikan kewenangan lebih besar kepada Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi Amerika Serikat (CFTC) dalam mengatur aset digital. Naskah draf awal rancangan undang-undang di Senat menunjukkan bahwa CFTC dan Komisi Sekuritas Amerika Serikat (SEC) akan melakukan kolaborasi lebih banyak dalam pengawasan mata uang kripto.
