Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua bank memahami sepenuhnya potensi risiko yang ditimbulkan oleh Mythos dan model sejenis, serta telah mengambil langkah-langkah perlindungan sistem yang diperlukan.
Penulis artikel, sumber: Long Yue, Wall Street Journal
Model AI terbaru Anthropic, Mythos, menimbulkan kekhawatiran tinggi dari otoritas regulasi Amerika—dua tokoh utama regulasi keuangan Amerika bergabung, memanggil CEO bank-bank terkemuka Wall Street ke Washington.
Menurut laporan terbaru Bloomberg, Menteri Keuangan AS Bessent dan Gubernur Federal Reserve Powell mengadakan pertemuan darurat dengan para CEO bank-bank utama Wall Street pada Selasa minggu ini di kantor pusat Departemen Keuangan AS di Washington, dengan agenda utama membahas ancaman keamanan siber yang mungkin ditimbulkan oleh model AI terbaru Anthropic, Mythos.
Menurut sumber yang mengetahui, pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua bank memahami sepenuhnya potensi risiko yang ditimbulkan oleh Mythos dan model sejenis, serta telah mengambil langkah-langkah perlindungan sistem yang diperlukan. Perwakilan Departemen Keuangan tidak segera menanggapi permintaan komentar, sedangkan perwakilan Federal Reserve menolak memberikan komentar.
Rapat ini diatur secara mendadak dan tidak pernah dilaporkan sebelumnya, yang secara langsung merupakan sinyal: otoritas pengawas memandang serangan siber baru sebagai salah satu risiko terbesar yang dihadapi industri keuangan saat ini. Semua bank yang diundang telah dikelompokkan oleh otoritas pengawas puncak sebagai lembaga keuangan penting secara sistemik, di mana stabilitasnya secara langsung berkaitan dengan sistem keuangan global.
Siapa yang datang, siapa yang tidak datang
Menurut sumber yang mengetahui hal ini kepada media, CEO bank yang hadir dalam pertemuan ini meliputi: Jane Fraser dari Citigroup, Ted Pick dari Morgan Stanley, Brian Moynihan dari Bank of America, Charlie Scharf dari Wells Fargo, serta David Solomon dari Goldman Sachs. CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, tidak dapat hadir.
Perwakilan dari masing-masing bank menolak berkomentar, dan perwakilan Anthropic juga belum memberikan tanggapan segera.
Susunan ini hampir mencakup semua bank sistemik terbesar di Amerika Serikat. Pemilihan otoritas regulasi untuk berdialog langsung dengan tingkat CEO, bukan tingkat teknis atau kepatuhan, menunjukkan seberapa mendesak peringatan ini.
Seberapa berbahayakah Mythos?
Menurut Anthropic, Mythos dapat "mengidentifikasi dan memanfaatkan kerentanan di setiap sistem operasi dan browser web utama" sesuai perintah pengguna.
Ini berarti bahwa jika model ini jatuh ke tangan pelaku jahat, permukaan serangannya hampir mencakup seluruh infrastruktur digital. Bagi bank yang sangat bergantung pada sistem digital untuk operasinya, ini bukanlah risiko abstrak—sekali sistem inti ditembus, gangguan transaksi, kebocoran data, bahkan reaksi berantai sistemik semuanya dapat terjadi.
Dari data praktis, kemampuan Mythos tidak berlebihan. Menurut artikel sebelumnya dari Wall Street Vision, model ini menemukan kerentanan remote crash yang telah ada selama 27 tahun di OpenBSD, serta kerentanan di FFmpeg yang telah tersembunyi selama 16 tahun dan sebelumnya telah dipindai lebih dari 5 juta kali oleh alat otomatis tetapi tidak pernah memicu peringatan. Selain itu, ia juga secara mandiri menghubungkan beberapa kerentanan di Linux kernel untuk membangun rantai serangan lengkap dari izin pengguna biasa hingga kendali penuh atas mesin.
Oleh karena itu, Anthropic mengambil pendekatan sangat hati-hati dalam strategi peluncurannya, dan saat ini hanya membuka akses kepada sejumlah sedikit institusi teknologi dan keuangan terkemuka, termasuk Amazon, Apple, dan JPMorgan Chase. Institusi-institusi ini bersama-sama berpartisipasi dalam proyek "Project Glasswing", dengan tujuan memperkuat keamanan sistem kritis sebelum model AI sejenis menjadi lebih luas tersebar. Anthropic menyatakan bahwa sebelum peluncuran terbaru, mereka telah berkomunikasi dengan pejabat Amerika Serikat mengenai "kemampuan jaringan ofensif dan defensif" Mythos.
“Terlalu kuat” tak berani dipublikasikan: Defender “Project Glasswing” bergerak lebih dulu
Artikel Wall Street menyebutkan, pada Selasa, 7 April, Anthropic mengumumkan pembentukan proyek kolaboratif industri bernama "Project Glasswing", bekerja sama dengan Amazon, Apple, Microsoft, Cisco, dan perusahaan lainnya untuk menyediakan alat guna memindai dan memperbaiki kerentanan dalam infrastruktur perangkat lunak kritis menggunakan model mutakhir terbaru mereka, Claude Mythos Preview.

Anthropic menyatakan bahwa karena kemampuan model ini terlalu kuat, saat ini tidak ada rencana untuk membukanya kepada publik. Dalam konteks ini, Project Glasswing diposisikan sebagai tindakan pencegahan awal, dengan memprioritaskan penggunaannya untuk tujuan pertahanan sebelum kemampuan setara tersebar ke pihak yang lebih luas.
Anthropic menyatakan bahwa sebelum peluncuran Mythos, telah melakukan komunikasi berkelanjutan dengan pejabat pemerintah Amerika Serikat mengenai "kemampuan jaringan pertahanan dan serangan"nya.
Pat Opet, Chief Information Security Officer JPMorgan Chase, menyatakan bahwa bank tersebut akan mengevaluasi nilai aplikasi alat ini dalam pertahanan infrastruktur kritis keuangan dengan cara yang "ketat dan independen".
Perlu dicatat bahwa Anthropic saat ini memiliki sengketa hukum dengan pemerintahan Trump. Departemen Pertahanan menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasok, dan Anthropic mengajukan keberatan terhadap keputusan ini. Pekan ini, pengadilan banding federal menolak permintaan Anthropic untuk menangguhkan penetapan tersebut.
Latar belakang ini membuat hubungan antara regulator dan Anthropic menjadi lebih rumit—di satu sisi, Departemen Keuangan dan Federal Reserve memandang model mereka sebagai risiko sistemik yang memerlukan tanggapan segera; di sisi lain, Anthropic tetap menghadapi tekanan hukum di tingkat pemerintah.
