- Para pembuat undang-undang memajukan pembicaraan mengenai imbal hasil stablecoin, dengan sebuah usulan diharapkan segera muncul seiring negosiasi mendekati kesepakatan.
- SEC dan CFTC memperkenalkan kerangka yang mengklasifikasikan sebagian besar aset kripto sebagai bukan sekuritas.
- Bitcoin, Ether, XRP, dan Solana diberi label sebagai komoditas digital, sehingga pengawasan dialihkan ke CFTC.
Setelah berminggu-minggu negosiasi di Washington, para anggota legislatif dan regulator semakin dekat dalam menyelesaikan perselisihan kebijakan kripto utama minggu ini. Pada Selasa, Tim Scott mengatakan usulan imbal hasil stablecoin dapat segera datang, sementara regulator merilis kerangka kerja baru yang mengklasifikasikan aset digital. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kebijakan seiring persiapan Kongres untuk tindakan lebih lanjut setelah masa jeda Paskah.
Pembicaraan Yield Stablecoin Mendapat Momentum
Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott mengatakan kemajuan terjadi setelah pembicaraan dengan Angela Alsobrooks dan Thom Tillis. Ia juga memberi kredit kepada Patrick Witt karena membantu memajukan diskusi.
Menurut Scott, para pembuat undang-undang mengharapkan usulan pertama pada akhir minggu. Pada hari yang sama, Harry Jung mengatakan dalam sesi tertutup bahwa pembicaraan telah maju. Namun, aturan imbal hasil tetap menjadi bagian dari undang-undang yang lebih luas.
Bagian III, yang mencakup DeFi, masih dalam pembahasan antara kelompok industri dan para senator Demokrat. Sementara itu, Brian Nistler mengatakan negosiasi telah menjadi lebih rinci dibandingkan tahun lalu. Scott juga mencatat kemajuan dalam isu etika dan kuorum.
SEC dan CFTC Menentukan Klasifikasi Kripto
Pada saat yang sama, U.S. Securities and Exchange Commission dan Commodity Futures Trading Commission mengeluarkan kerangka kerja bersama tentang klasifikasi kripto.
Dokumen 68 halaman tersebut menjelaskan lima kategori, termasuk komoditas digital dan sekuritas digital. Dokumen ini juga menjelaskan bagaimana staking, penambangan, dan airdrop sesuai dengan hukum yang ada. Secara khusus, regulator menyatakan bahwa sebagian besar aset kripto bukanlah sekuritas.
Mereka menambahkan bahwa kontrak investasi yang terkait dengan token dapat berakhir seiring waktu. Paul Grewal menyambut kejelasan ini setelah bertahun-tahun perselisihan hukum. Kerangka kerja ini juga membangun pekerjaan sebelumnya yang diperkenalkan oleh Gary Gensler.
Keputusan XRP dan Langkah Legislasi Selanjutnya
Lembaga-lembaga tersebut juga mencantumkan beberapa token sebagai komoditas digital. Ini termasuk Bitcoin, Ether, Solana, XRP, dan lainnya. Klasifikasi ini mengalihkan pengawasan ke arah CFTC. Ini juga menyelesaikan sengketa panjang yang melibatkan Ripple.
Stuart Alderoty mengatakan keputusan tersebut mengonfirmasi status XRP sebagai komoditas digital. Sementara itu, para anggota legislatif terus mengerjakan aturan struktur pasar. Menurut sumber, anggota Senate Banking akan bertemu Kamis untuk membahas langkah selanjutnya.




