- Bank-bank AS dapat menjalankan perdagangan crypto yang diarahkan oleh pelanggan dan mengoutsourcing penyimpanan, dengan syarat memenuhi jaminan dan persyaratan perbankan federal yang berlaku.
- Panduan OCC memperluas akses terregulasi terhadap aset digital, tetapi tidak mengizinkan pembelian kripto propietaris tanpa batas oleh bank.
- XRP diperdagangkan di sekitar $1,49, sementara adopsi institusional akan bergantung pada bank yang memilih layanan penitipan, eksekusi, atau penyelesaian di bawah kerangka kerja tersebut.
Akses perbankan XRP sedang berkembang karena regulator AS menjelaskan aturan penitipan dan eksekusi kripto, menciptakan jalur yang lebih jelas untuk layanan aset digital yang dipandu pelanggan.
OCC Menjelaskan Otoritas Perdagangan Kripto Bank
Steph Menggambarkan perkembangan ini sebagai peluang besar bagi XRP dan bank-bank AS.
Posnya mengatakan bank mendapat lampu hijau untuk membeli dan menjual XRP.
Pos tersebut juga menghubungkan perkembangan tersebut dengan sistem perbankan Amerika yang lebih dari $24 triliun.
Namun, OCC Interpretive Letter 1184 menyediakan kerangka regulasi yang lebih sempit bagi bank. Surat ini mengonfirmasi pembelian dan penjualan yang diarahkan pelanggan yang melibatkan aset kripto yang dipegang secara penitipan. Panduan ini juga mengizinkan pengalihan layanan penitipan dan eksekusi kepada pihak ketiga yang memenuhi syarat.
Otorisasi tersebut tidak menciptakan izin tanpa batas bagi bank untuk berspekulasi. Sebaliknya, kerangka kerja berfokus pada layanan pelanggan dan kegiatan perbankan yang diizinkan. Bank tetap harus mematuhi hukum yang berlaku dan mempertahankan kontrol risiko yang sesuai.
Perbedaan ini memberikan narasi akses perbankan XRP konteks regulasi yang lebih besar. Bank dapat memfasilitasi transaksi tanpa harus membeli aset untuk investasi prinsipal. Oleh karena itu, permintaan pelanggan tetap menjadi pusat penggunaan nyata dalam kerangka ini.
Layanan Pelanggan Dapat Memperluas Akses Kripto Institusional
OCC juga mengizinkan bank untuk menggunakan penyedia pihak ketiga untuk kegiatan yang diizinkan. Layanan-layanan tersebut dapat mencakup pengaturan penitipan dan eksekusi untuk aset digital yang dipegang oleh pelanggan. Namun, bank tetap bertanggung jawab atas pengelolaan risiko yang terkait dengan penyedia eksternal tersebut.
Struktur ini bisa membuat aset digital lebih mudah diakses melalui lembaga keuangan tradisional. Pelanggan berpotensi menerima layanan penitipan dan eksekusi melalui hubungan perbankan yang terregulasi. Hal itu bisa mengurangi ketergantungan pada platform kripto khusus untuk beberapa transaksi.
Panduan tersebut juga memperkuat interpretasi OCC sebelumnya yang mencakup penitipan aset digital. Surat Interpretatif 1170 sebelumnya mengakui penitipan kripto sebagai kegiatan perbankan yang diizinkan. Surat 1183 kemudian menegaskan kembali wewenang terkait untuk bank nasional dan asosiasi tabungan federal.
Sementara itu, kondisi pasar memberikan titik acuan terpisah untuk aset tersebut. XRP sejak penulisan ini diperdagangkan di $1.49, menurut data pasar coinmarketcap. Token ini baru-baru ini mencapai $1.70 selama rentang perdagangan 22 Agustus.
Kepastian Regulasi Tidak Menjamin Adopsi Bank
Perubahan regulasi menghilangkan ketidakpastian seputar layanan kripto yang disediakan oleh bank tertentu. Namun, setiap lembaga harus menentukan aset dan layanan mana yang akan didukung. Artinya, izin regulasi saja tidak dapat menjamin permintaan institusional segera terwujud.
Untuk XRP, adopsi akan bergantung pada bank yang memilih aset ini untuk layanan. Penggunaan yang mungkin mencakup perdagangan pelanggan, penyimpanan, penyelesaian, dan transaksi keuangan terkait. Surat OCC sendiri tidak secara khusus mendukung XRP atau mata uang kripto tertentu apa pun.
Angka perbankan $24 triliun juga memerlukan interpretasi hati-hati dalam diskusi ini. Angka tersebut mewakili skala sistem perbankan, bukan modal XRP yang masuk. Akses perbankan tidak secara otomatis mengonversi setoran atau aset menjadi likuiditas mata uang kripto.
Oleh karena itu, implementasi nyata akan memberikan bukti paling jelas mengenai adopsi institusional. Produk penitipan baru, layanan eksekusi, dan pengaturan penyelesaian akan menunjukkan penerimaan praktis. Sampai saat itu, kerangka regulasi mewakili akses yang diperluas, bukan permintaan yang dijamin.
Namun, perkembangan ini menandai jalur yang lebih jelas bagi layanan kripto yang terregulasi. Bank kini memiliki otoritas yang jelas untuk kegiatan penitipan dan eksekusi yang diarahkan oleh pelanggan. Tahap selanjutnya akan bergantung pada bagaimana institusi menerapkan izin tersebut di berbagai pasar.


