Pesawat Militer AS Terbang di Seputar Perbatasan Iran, Probabilitas Serangan Meningkat hingga 70%

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Pada 14 Januari 2026, sebuah drone MQ-4C AS terbang di dekat perbatasan Iran, yang dilacak melalui data radar penerbangan dari basis di Uni Emirat Arab, sementara pesawat C-130J terbang dari Qatar. Polymarket menunjukkan peluang 70% terjadinya serangan militer AS terhadap Iran sebelum 31 Januari. Data on-chain menunjukkan adanya volatilitas yang meningkat pada altcoin yang perlu diperhatikan di tengah ketegangan geopolitik.

Menurut laporan BlockBeats, pada tanggal 14 Januari, RIA Novosti melaporkan pada tanggal 14, berdasarkan data dari situs radar penerbangan 24 jam, sebuah pesawat pengintai tanpa awak MQ-4C milik militer AS baru-barang lepas landas dari sebuah pangkalan militer AS di Uni Emirat Arab, terbang melewati Teluk Persia, terbang sepanjang perbatasan Iran, lalu kembali setelah mencapai Teluk Oman. Selain itu, sebuah pesawat angkut C-130J "Super Hercules" milik militer AS juga lepas landas dari Qatar.


Menurut data dari Polymarket, probabilitas "serangan militer AS terhadap Iran" juga meningkat secara bersamaan, di mana probabilitas serangan sebelum 31 Januari telah meningkat menjadi 70%.


Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.