Pemilu Paruh Waktu AS Dilihat sebagai 'Referendum' terhadap Kepemimpinan Trump

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Dengan kurang dari dua bulan menjelang pemilihan tengah masa jabatan AS pada 3 November, analisis on-chain menunjukkan meningkatnya ketidakpastian mengenai pengaruh Trump terhadap agenda Partai Republik. Survei menunjukkan ketidaksetujuan bersihnya hampir berlipat ganda sejak 2018, dengan pemilih menyebut kekhawatiran terkait ekonomi dan kebijakan luar negeri. Partai Demokrat memimpin sempit di Dewan Perwakilan Rakyat dan dapat memperluas keunggulannya jika data on-chain mencerminkan perubahan sentimen pemilih. Perlombaan Senat tetap ketat, tetapi Partai Republik mendapat manfaat dari redistribusi wilayah dan penggalangan dana. Biaya yang meningkat dan ketegangan perdagangan terus memberi tekanan pada kedua partai.

Pesan BlockBeats, 8 September, kurang dari dua bulan menjelang pemilihan tengah masa jabatan AS pada 3 November, tingkat dukungan dan kinerja pemerintahan Presiden Trump menjadi variabel penting dalam menentukan apakah Partai Republik dapat mempertahankan mayoritas kursi di Kongres. Survei Reuters/Ipsos menunjukkan tingkat ketidaksetujuan bersih terhadap Trump hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2018, dengan pemilih secara umum tidak puas terhadap kondisi ekonomi dan kemungkinan perang dengan Iran, sementara semangat pemilih Demokrat saat ini lebih tinggi daripada Republikan.


Partai Republik saat ini mempertahankan keunggulan tipis di Dewan Perwakilan Rakyat dengan 218 kursi terhadap 214 kursi. Jika Partai Demokrat merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat, mereka akan mampu melakukan penyelidikan terhadap pemerintahan Trump dan memaksa Gedung Putih mencari kompromi pada sebagian besar isu legislatif. Di Senat, Partai Demokrat perlu merebut 4 kursi dari Partai Republik untuk memperoleh mayoritas, namun peta pemilu saat ini tidak menguntungkan bagi mereka.


Analis independen percaya bahwa hanya 9 dari 35 pemilihan Senat yang bersaing ketat. Bahkan jika Partai Demokrat menang di Georgia, Maine, Michigan, dan North Carolina, mereka tetap perlu memenangkan setidaknya dua kursi lagi dari Alaska, Iowa, Ohio, dan Texas, di mana Trump unggul dengan selisih dua digit pada tahun 2024.


Partai Republik tetap memiliki keunggulan dalam redistricting dan penggalangan dana; peta distrik Dewan Perwakilan Rakyat versi baru kemungkinan membantu partai tersebut memperoleh tambahan bersih hingga 10 kursi, sementara super PAC milik Trump saat ini memiliki cadangan dana sebesar $4 miliar. Namun, biaya hidup tetap menjadi tantangan utama mereka, dengan biaya energi, tarif, dan konflik perdagangan yang memengaruhi pemilih di beberapa negara bagian kunci. Para ahli pemilu berpendapat bahwa pemilu tengah masa jabatan biasanya dianggap sebagai "voting referendum" terhadap presiden saat ini, dan kemampuan Trump untuk membangkitkan kembali semangat pemilih Republik akan menjadi kunci.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.