Intervensi FX bersama AS-Jepang dapat memengaruhi likuiditas kripto

iconAiCoin
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Intervensi FX bersama AS-Jepang mungkin menggeser zona likuiditas di pasar kripto. Departemen Keuangan AS dan Kementerian Keuangan Jepang membeli yen, langkah pertama sejak 1998. Kekuatan yen bisa memicu deleveraging, yang memengaruhi BTC dan ETH. QCP menyarankan untuk memantau USD/JPY, biaya pembiayaan Jepang, dan imbal hasil jangka panjang AS. Pedagang harus menilai rasio risiko-imbangan saat memposisikan diri di lingkungan yang volatil.

QCP Group melaporkan bahwa Departemen Keuangan AS, melalui Federal Reserve Bank of New York, bekerja sama dengan Kementerian Keuangan Jepang membeli yen, merupakan intervensi valas bersama AS-Jepang pertama sejak 1998. Imbal hasil obligasi AS jangka 30 tahun sempat naik ke sekitar 5,27%, kemudian turun menjadi 5,24%. QCP menunjukkan bahwa penguatan cepat yen mungkin memaksa investor yang memiliki posisi pembiayaan yen untuk melakukan de-leverage dan membeli kembali yen, yang selanjutnya dapat memengaruhi aset berisiko seperti BTC dan ETH, mengulangi gejolak pasar yang dipicu oleh penutupan carry trade pada Agustus 2024. QCP mengingatkan bahwa pemantauan makroekonomi harus mempertimbangkan nilai tukar USD/JPY, biaya pembiayaan Jepang, serta imbal hasil obligasi jangka panjang AS.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.