Pembicaraan nuklir AS-Iran tetap macet terkait uranium dan dana yang dibekukan

icon MarsBit
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita aset dunia nyata (RWA) dan berita kripto tetap tersisihkan karena pembicaraan nuklir AS-Iran mencapai jalan buntu lainnya. Trump menyerukan penghancuran stok uranium diperkaya Iran, sementara aset Iran yang dibekukan senilai $24 miliar tetap tidak tersentuh. Media Iran membantah adanya kesepakatan informal, memperingatkan balasan jika AS melanggar gencatan senjata. Pejabat AS mengatakan program navigasi di Selat Hormuz masih aktif, meskipun belum secara resmi dilanjutkan. Pasukan Iran melaporkan 25 kapal komersial telah melewati dengan persetujuan.

Berita Huoxing Finance, pada 27 Mei, pembicaraan antara AS dan Iran tetap belum terselesaikan di tengah ekspektasi optimis pasar. Trump kembali menegaskan perlunya menghancurkan uranium terkonsentrasi, dan masalah pelepasan dana Iran yang dibekukan senilai 24 miliar dolar AS menjadi hambatan besar dalam pembicaraan. Media resmi Iran juga membantah klaim bahwa Iran dan AS telah mencapai memorandum of understanding, serta menyatakan bahwa jika AS melanggar perjanjian gencatan senjata, Iran akan melakukan balasan. Berikut ringkasan perkembangan terbaru konflik AS-Iran: **Amerika Serikat** Trump: Uranium terkonsentrasi Iran akan segera diserahkan kepada AS untuk dihancurkan di tanah air AS; solusi yang lebih baik adalah menghancurkannya di lokasi asal (atau lokasi lain yang dapat diterima kedua belah pihak) dengan kerja sama dan koordinasi penuh dari Iran, dan seluruh proses serta terkait hal-hal lain harus disaksikan secara penuh oleh Komisi Energi Atom (atau lembaga setara). Pada momen krusial pembicaraan AS-Iran, Trump berbicara dengan Netanyahu. Media AS melaporkan bahwa menjelang titik kritis negosiasi damai dengan Iran, Trump secara langka akan mengunjungi Camp David pada hari Rabu dan mengadakan rapat kabinet di sana. Trump: Mengingat kemungkinan cuaca buruk besok, rapat kabinet akan diadakan di Gedung Putih, dan rencana perjalanan ke Camp David ditunda. **Iran** Iran menyatakan bahwa jika perang dimulai kembali, mereka akan memberikan balasan keras dan menghentikan ekspor minyak wilayah tersebut. Pemimpin Tertinggi Iran menyatakan bahwa AS tidak lagi akan memiliki "tempat berlindung" di Timur Tengah. Pasukan Garda Revolusi Islam Iran menyatakan: Iran berhak merespons setiap pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh AS. Kementerian Luar Negeri Iran: AS secara terbuka melanggar perjanjian gencatan senjata, dan Iran akan merespons. **Israel** Angkatan Bersenjata Israel memberikan peringatan evakuasi kepada penduduk dua kota di wilayah Bekaa, Lebanon, karena diperkirakan akan terjadi serangan udara. Media Israel melaporkan pada 26 Mei bahwa pasukan Israel telah melintasi garis gencatan senjata Israel-Lebanon untuk memulai serangan darat di selatan Lebanon. Israel berusaha mempertahankan kebebasan aksinya di Lebanon dalam kesepakatan dengan Iran. **Selat Hormuz dan Negosiasi** Laporan menyebutkan bahwa pejabat AS mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS telah memulai kembali bantuan kepada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Namun kemudian mengakui bahwa laporan tersebut salah: "Program Kebebasan" tidak diluncurkan ulang; pasukan AS hanya "secara diam-diam" membantu kapal melintasi Selat Hormuz. Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa dalam 24 jam terakhir, 25 kapal tanker, kapal kontainer, dan kapal komersial lainnya telah melintasi Selat Hormuz dengan izin Iran. Pusat Komando AS menyatakan melakukan serangan defensif di selatan Iran; pejabat AS: hal ini tidak berarti gencatan senjata berakhir. Menteri Luar Negeri AS Rubio: Selat Hormuz harus tetap terbuka; negosiasi redaksi kesepakatan Iran mungkin "membutuhkan beberapa hari". Media Iran membantah klaim bahwa Iran dan AS telah mencapai memorandum of understanding. Sumber mengatakan bahwa jika kesepakatan potensial dengan AS tercapai, dana Iran yang dibekukan senilai 24 miliar dolar AS harus segera dilepaskan. Pelepasan dana Iran merupakan hambatan serius terakhir dalam negosiasi antara Iran dan AS, yang sedang ditangani melalui perantara Qatar. Saat ini belum ada konfirmasi resmi. Penasihat Ketua Parlemen Iran Kalibaf menyatakan bahwa jika AS "bermain-main dengan kata-kata", Teheran akan menarik diri dari negosiasi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.