Rancangan Undang-Undang AS Memicu Perdebatan Mengenai Pembatasan Imbal Hasil Stablecoin

iconCryptofrontnews
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Rancangan undang-undang baru AS yang menargetkan imbal hasil stablecoin memicu perdebatan, dengan para kritikus menghubungkan langkah ini dengan kenaikan suku bunga dan perubahan sentimen pasar. Usulan tersebut, yang dibahas di Capitol Hill, akan menghalangi imbalan sejenis bunga pada saldo stablecoin tetapi mengizinkan insentif berbasis aktivitas. Reaksi pasar cepat muncul, dengan saham Circle turun 20% dan saham Coinbase anjlok 10%. Beberapa pelaku industri berpendapat bahwa bahasanya terlalu membatasi, sementara yang lain melihatnya sebagai konsisten dengan pembicaraan sebelumnya. Indeks ketakutan dan keserakahan menunjukkan meningkatnya ketidakpastian saat para trader menimbang implikasinya.
  • Rancangan undang-undang melarang imbalan yield dan bunga stablecoin, hanya mengizinkan insentif berbasis aktivitas sesuai aturan.
  • Perusahaan kripto, VC, dan bank terpecah mengenai dampaknya, memperdebatkan batasan inovasi versus stabilitas keuangan.
  • Pasar bereaksi ketika Circle turun 20% dan Coinbase jatuh 10% di tengah kekhawatiran tentang adopsi dan regulasi.

Draf undang-undang baru AS yang akan melarang imbal hasil pada saldo stablecoin pasif memicu perpecahan tajam di industri kripto minggu ini. Usulan tersebut, yang ditinjau oleh sejumlah peserta selama pertemuan di Capitol Hill pada hari Senin, menarik respons dari bursa, perusahaan modal ventura, dan bank. Perdebatan memperdalam pada hari Selasa, menurut Crypto In America, saat perusahaan berdebat mengenai dampaknya.

Draf Usulan Membatasi Penawaran Imbal Hasil

Rancangan undang-undang tersebut akan melarang perusahaan menawarkan imbal hasil atas kepemilikan stablecoin, baik secara langsung maupun tidak langsung. Undang-undang ini juga melarang mekanisme apa pun yang dianggap secara ekonomi serupa dengan bunga. Namun, teks tersebut mengizinkan imbalan berbasis aktivitas, termasuk insentif loyalitas atau promosi.

Menurut peserta yang dikutip oleh Crypto In America, regulator akan mendefinisikan imbalan yang dapat diterima dalam waktu satu tahun. Bahasa tersebut muncul setelah hampir dua bulan negosiasi yang melibatkan Gedung Putih dan anggota Komite Perbankan Senat.

Secara signifikan, pertemuan pada hari Senin mengikuti format terkendali. Peserta meninjau teks dalam sesi singkat dan tidak dapat menyimpan salinan. Proses ini membatasi akses luas industri selama diskusi awal.

Reaksi Industri Terbagi di Antara Kelompok

Setelah tinjauan, reaksi cepat berbeda di kalangan peserta industri. Satu asosiasi perdagangan menggambarkan bahasa tersebut sebagai membatasi dan tak terduga. Kelompok lain, bagaimanapun, mengatakan usulan tersebut selaras dengan diskusi sebelumnya dan mempertahankan program hadiah.

Ketegangan meningkat lebih lanjut selama panggilan konferensi pada hari Selasa. Menurut sumber, diskusi berubah menjadi pertukaran sengit antara perusahaan crypto dan perwakilan ventura. Ketidaksepakatan tersebut berpusat pada apakah kerangka kerja seimbang antara inovasi dengan stabilitas keuangan.

Sementara itu, perwakilan perbankan juga meninjau draf tersebut. Salah satu peserta mengatakan bahasa tersebut mencerminkan kompromi yang dibentuk oleh para pembuat undang-undang, termasuk Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks.

Respons Pasar dan Perdebatan Lebih Luas

Saham Circle turun sekitar 20%, dengan analis mengaitkan penurunan tersebut dengan pembatasan imbal hasil. Saham Coinbase juga turun sekitar 10% selama perdagangan Selasa.

Pada saat yang sama, diskusi di media sosial memperkuat kritik terhadap usulan tersebut. Banyak pengguna berpendapat bahwa aturan tersebut dapat memengaruhi adopsi di seluruh sektor. Komite Perbankan Senat belum merilis teks lengkapnya secara publik, meskipun sumber-sumber mengharapkan distribusi yang lebih luas segera.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.