Odaily Planet Daily melaporkan, Ketua Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (CFTC), Mike Selig, menulis bahwa pasar derivatif global sedang memasuki tahap pengembangan baru, dan Amerika Serikat akan terus memimpin inovasi keuangan tanpa mengadopsi model regulasi yang dapat membatasi perkembangan pasar.
Mike Selig menunjukkan bahwa selama beberapa dekade, derivatif—termasuk kontrak keuangan seperti futures, opsi, dan swap—telah menjadi alat penting bagi perusahaan, petani, investor, dan lembaga keuangan dalam mengelola risiko dan mengoptimalkan alokasi modal. Saat ini, nilai nominal pasar derivatif global telah melebihi 1,2 kuadriliun dolar AS, dengan hampir setengah pasar tersebut diawasi oleh CFTC. Kepemimpinan Amerika dalam bidang derivatif dibangun atas dasar persaingan pasar generasi demi generasi, institusi yang kuat, regulasi yang efektif, serta sikap terbuka terhadap inovasi. Sejak lama, regulator global telah menjadikan CFTC sebagai acuan standar pasar keuangan yang efisien.
“Keuangan era baru membutuhkan inovasi, bukan konsensus,” kata Selig. Amerika Serikat tidak akan mengadopsi tren regulasi yang menghambat perkembangan pasar, melainkan akan mencari keseimbangan antara inovasi dan efisiensi pasar. Ia menekankan bahwa selama masa jabatannya, Amerika Serikat akan terus memainkan peran utama dalam penyusunan aturan pasar derivatif dan inovasi keuangan, mendorong pasar tetap kompetitif.
Para pelaku pasar percaya bahwa pernyataan Selig mencerminkan sikap positif otoritas regulasi Amerika terhadap perkembangan fintech, aset digital, dan alat keuangan baru. Seiring dengan pesatnya perkembangan aset kripto, produk keuangan ter-tokenisasi, dan alat perdagangan berbasis AI, bagaimana mencapai keseimbangan antara pengendalian risiko dan dorongan inovasi kini menjadi isu penting dalam regulasi keuangan global.
