Trump Memperingatkan Iran agar Tidak Melakukan Aktivitas Nuklir di Tengah Meningkatnya Ketegangan di Selat Hormuz

icon MarsBit
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Trump memperingatkan Iran pada 9 September agar tidak meningkatkan aktivitas nuklir dekat Pickaxe Mountain, sebuah lokasi 2 km dari fasilitas Natanz yang rusak, dengan menyebut peningkatan konstruksi dan aktivitas jalan. Pejabat AS mengatakan mereka akan merespons "sangat tegas" jika Iran melanjutkan. Sementara itu, ketegangan di Selat Hormuz memburuk, dengan Iran mengklaim telah menyerang 10 kapal dan meluncurkan rudal ke pangkalan AS di Yordania. Komando Pusat AS melaporkan telah menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran sebagai respons. Selat tersebut, yang vital untuk 20% pengiriman minyak global, menyebabkan harga minyak Brent sempat naik di atas $100 per barel. Aktivitas paus di wilayah ini tetap dipantau ketat, dengan aktivitas jaringan mencerminkan peningkatan pergerakan militer dan logistik.

Berita Huoxing Caijing, pada 10 September, Presiden AS Trump pada 9 September waktu setempat memperingatkan Iran agar tidak melanjutkan aktivitas di lokasi fasilitas nuklir yang diduga bernama Pickaxe Mountain, jika tidak, AS akan menyerang "dengan sangat keras". Trump menyatakan bahwa pihak AS memperhatikan adanya "aktivitas" di lokasi tersebut baru-baru ini. Analisis citra satelit terbaru dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan bahwa aktivitas jalan di Pickaxe Mountain tahun ini mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, dengan peningkatan signifikan dalam aktivitas konstruksi, yang kini kemungkinan telah beralih dari penggalian bawah tanah ke konstruksi internal dan penguatan perimeter. Lokasi ini berjarak sekitar 2 kilometer dari fasilitas nuklir Natanz yang mengalami kerusakan parah, namun CSIS tidak dapat mengonfirmasi apakah Iran telah memindahkan fasilitas nuklir seperti sentrifugasi ke lokasi tersebut. Sementara itu, serangan terkait Selat Hormuz antara AS dan Iran terus meningkat. Iran menyatakan telah menembakkan rudal balistik ke sebuah pangkalan militer AS di Yordania serta menyerang 10 kapal di dekat Selat Hormuz; sementara Komando Pusat AS menyatakan telah menghancurkan lima kapal tanker Iran sebagai respons atas dua serangan rudal balistik oleh Garda Revolusi Islam Iran terhadap kapal perang AS. Selat Hormuz mengangkut sekitar 20% dari total pengiriman minyak global, dan serangan beruntun ini telah menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan. Minyak Brent sempat melewati $100 per barel dan kini diperdagangkan di $99,19. Trump juga menyatakan bahwa perang AS-Iran kemungkinan baru akan berakhir setelah pemilihan tengah masa jabatan pada November, dan menyebut Iran "tidak bisa bertahan lama lagi".

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.