Pesan BlockBeats, 31 Mei, baru-baru ini, julukan "Dewa Saham" Trump semakin terdengar nyaring, dengan Micron, Dell, dan Intel secara berturut-turut menjadi operasi yang memperkuat reputasinya. Kritik terhadap Trump yang dituduh "menggunakan kekuasaan presiden untuk memberikan keuntungan kepada perusahaan yang ia pegang sahamnya" semakin meningkat. Namun, di balik cahaya "Dewa Saham", Trump masih memiliki posisi besar yang terperangkap.
BlockBeats mengumpulkan dokumen keuangan Form 278-T Trump yang diungkap oleh Kantor Etika Pemerintah AS pada 14 Mei, dan menyusun lima besar saham terkunci Trump dengan nilai lebih dari satu juta dolar AS sebagai berikut:
1. FIS (Fidelity National Information Services Inc), perusahaan ini berfokus pada penyediaan layanan teknis seperti pemrosesan pembayaran, sistem inti perbankan, dan penyelesaian transaksi bagi pelanggan institusi. Trump melakukan enam pembelian besar pada Q1, namun harga saham perusahaan ini terus melemah, diperkirakan Trump terperangkap sebesar 42,8%.
2. ACN (Accenture), perusahaan konsultasi dan layanan TI terkemuka di dunia. Trump melakukan 9 pembelian besar pada Q1, dengan rata-rata jumlah pembelian sebesar 1,46 juta dolar AS, diperkirakan Trump terkunci sebesar 32,5%.
3. KRUS (Kura Sushi USA Inc.), operator rantai restoran sushi putar Amerika Serikat, memiliki satu pembelian besar oleh Trump pada Q1, dengan rata-rata jumlah pembelian sebesar 3 juta dolar AS, diperkirakan Trump terperangkap sebesar 31,7%.
4. SYK (Stryker Corporation), perusahaan teknologi medis, yang fokus pada implan ortopedi, peralatan bedah, dan teknologi neurologis. Trump melakukan 6 pembelian besar pada Q1, dengan rata-rata jumlah pembelian sebesar $1,01 juta, diperkirakan Trump terkunci sebesar 25,9%.
5. PTC, perusahaan perangkat lunak industri, menyediakan perangkat lunak CAD, PLM, IoT, dan augmented reality. Trump melakukan 6 pembelian besar pada Q1, dengan rata-rata jumlah pembelian sebesar $3,08 juta, diperkirakan Trump terkunci sebesar 24%.
Dari ringkasan di atas dapat dilihat bahwa sebagian besar posisi besar Trump yang terperangkap berada di sektor alternatif AI, sehingga kinerjanya yang lemah di tengah gelombang AI tampaknya mudah dipahami. Di tengah ketidakpastian kebenaran terhadap kritik terhadap Trump, pasar mungkin dapat mengharapkan "aksi penyelamatan" yang tak terduga akibat kabar positif tak terduga pada saham terkait.
