Perkataan Trump Menggeser Peluang untuk Nominasi Kursi The Fed, Kevin Warsh Memimpin

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita tentang Fed beredar pada 17 Januari 2026, ketika Trump mengisyaratkan bahwa Kevin Hassett mungkin tidak kembali menjabat sebagai Ketua Fed, yang meningkatkan peluang Kevin Warsh. Data dari Polymarket menunjukkan bahwa Warsh kini memimpin dengan peluang lebih dari 60%. Data on-chain mencerminkan perubahan sentimen pasar. Warsh, seorang burung hantu, diharapkan akan mendorong pemotongan suku bunga dan QT sambil tetap bullish terhadap perekonomian AS.

Menurut laporan BlockBeats, pada 17 Januari, Trump hari ini menyatakan terkait Kevin Hassett, Direktur Komite Nasional Ekonomi Gedung Putih, "Saya ingin dia tetap menjabat, kita lihat saja nanti." Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Trump mungkin memiliki kandidat lain untuk jabatan Ketua Federal Reserve, sehingga ekspektasi pasar terhadap kandidat Ketua Federal Reserve berubah dari Kevin Hassett dan Kevin Warsh yang sebelumnya berimbang menjadi Warsh yang kini diunggulkan. Yang menarik adalah, sebelum Trump membuat pernyataan tersebut, Hassett sendiri juga telah menyatakan bahwa "Warsh dan Rieder juga akan menjadi Ketua Federal Reserve yang hebat." Mungkin saja Hassett sudah tahu siapa pilihan akhir Trump.


Data pasar prediksi Polymarket menunjukkan bahwa peluang Hasset mendapat nominasi sebagai ketua kini turun menjadi 15%, setara dengan peluang Phil Angelides, sementara peluang Kevin Warsh mendapat nominasi naik di atas 60%, menjadikannya kandidat terkuat saat ini, jauh meninggalkan kandidat lainnya.


Dibandingkan dengan rekan dekat Trump yang dikenal sebagai "burung gereja mutlak", Hasset, Kevin Warsh memiliki posisi yang lebih bersifat hawkish, tetapi pasar memperkirakan Warsh tetap akan mendukung penurunan suku bunga sekaligus melanjutkan proses pengecilan neraca (QT). Pada awal 2025, Warsh menyatakan bahwa "inflasi adalah pilihan", menegaskan bahwa inflasi bukan disebabkan oleh masalah rantai pasokan atau geopolitik, melainkan berasal dari keputusan kebijakan The Fed sendiri. Warsh sangat optimis terhadap prospek ekonomi Amerika, meyakini bahwa AI dan deregulasi akan memicu ledakan produktivitas seperti pada era 1980-an.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.