- Trump mengeksplorasi model kepemilikan AI yang dapat menguntungkan rumah tangga Amerika.
- Sam Altman dari OpenAI dilaporkan menghidupkan kembali pembicaraan dengan pejabat senior.
- Kepemilikan kunci, tata kelola, dan rincian distribusi tetap dalam tinjauan.
Presiden Donald Trump telah mengonfirmasi bahwa pemerintahannya sedang memeriksa sebuah usulan yang bisa memberikan masyarakat Amerika hak keuangan di perusahaan kecerdasan buatan utama melalui kepemilikan yang dipegang pemerintah. Namun, usulan ini sudah menarik perhatian di seluruh Washington dan sektor teknologi karena bisa menciptakan hubungan langsung antara pertumbuhan industri AI dan manfaat ekonomi publik.
Berbicara tentang usulan tersebut, Trump mengatakan beberapa konsep sedang ditinjau yang akan memungkinkan masyarakat Amerika untuk berpartisipasi dalam kesuksesan perusahaan AI terkemuka. Di bawah salah satu kerangka yang mungkin, sebagian perusahaan AI dapat dikaitkan dengan program manfaat publik, memungkinkan warga negara untuk berbagi nilai yang dihasilkan oleh sektor yang berkembang pesat ini.
Selain itu, Trump menekankan bahwa mempertahankan kepemimpinan Amerika Serikat dalam kecerdasan buatan tetap menjadi prioritas utama. Ia mengatakan telah berbicara dengan para eksekutif dari beberapa perusahaan AI dan berencana mengadakan pertemuan tambahan dengan para pemimpin industri di Gedung Putih. Diskusi ini terjadi saat pemerintah di seluruh dunia berlomba-lomba untuk memperoleh keunggulan dalam kecerdasan buatan, sektor yang banyak dipandang sebagai kunci pertumbuhan ekonomi masa depan dan daya saing nasional.
Baca Juga: Securitize Semakin Dekat dengan Daftar Publik Seiring Mendekatnya Pemungutan Suara SPAC
Usulan OpenAI mendapatkan dukungan di kalangan pembuat kebijakan
CEO OpenAI Sam Altman dilaporkan memainkan peran dalam membentuk percakapan seputar usulan tersebut. Menurut laporan yang mengutip orang-orang yang familiar dengan masalah ini, Altman awalnya memperkenalkan konsep tersebut kepada pejabat pemerintahan Trump pada 2025. Baru-baru ini, ia memperbarui diskusi dengan tokoh-tokoh pemerintahan senior saat para pembuat kebijakan mengeksplorasi berbagai model partisipasi publik dalam penciptaan kekayaan AI.
Satu versi usulan tersebut akan memungkinkan perusahaan AI untuk secara sukarela mentransfer ekuitas kepada pemerintah federal. Alih-alih membeli saham melalui transaksi konvensional, pemerintah akan menerima saham kepemilikan yang dapat ditempatkan ke dalam alat investasi jangka panjang.
Akibatnya, pengembalian yang dihasilkan dari kepemilikan tersebut pada akhirnya dapat mendukung program-program yang dirancang untuk memberikan manfaat kepada rumah tangga Amerika. Namun, pejabat belum menentukan bagaimana pengembalian tersebut akan didistribusikan atau program mana yang dapat menerima dana.
Selain itu, proposal tersebut mencerminkan meningkatnya minat untuk memastikan bahwa imbalan finansial dari teknologi muncul melampaui investor swasta dan pendiri perusahaan. Pendukung berpendapat bahwa kecerdasan buatan bisa menjadi salah satu industri paling berharga dalam perekonomian global, menjadikan partisipasi publik sebagai pertimbangan kebijakan yang semakin penting.
Detail penting tetap belum terpecahkan
Pihak berwenang belum menyelesaikan struktur kepemilikan, syarat investasi, pengaturan tata kelola, atau mekanisme distribusi. Selain itu, pemerintah belum memberikan jadwal pelaksanaan. Namun, diskusi ini selaras dengan upaya luas yang diluncurkan lebih awal tahun ini. Pada Februari, Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan pemerintah federal untuk mendirikan dana kekayaan berdaulat nasional.
Sejak itu, pemerintah telah memperluas keterlibatannya dalam beberapa industri strategis. Upaya-upaya tersebut mencakup akuisisi saham finansial di perusahaan-perusahaan yang terkait dengan semikonduktor, teknologi kuantum, dan mineral kritis.
Untuk saat ini, usulan kepemilikan AI tetap dalam tinjauan. Meskipun demikian, diskusi-diskusi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan cara-cara baru untuk menghubungkan kepemimpinan teknologi dengan partisipasi publik yang lebih luas dalam keuntungan ekonomi yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan.
Sebagai kesimpulan, proposal ini masih berada pada tahap awal, tetapi telah membuka perdebatan yang lebih luas tentang apakah orang Amerika seharusnya mendapatkan manfaat langsung dari nilai yang diciptakan oleh perusahaan AI terkemuka negara tersebut.
Juga Baca: 488 Miliar SHIB Keluar dari Bursa saat Pedagang Keluar dari Posisi Futures
Pos Trump mengeksplorasi rencana kepemilikan AI yang bisa membagi keuntungan industri dengan warga Amerika muncul pertama kali di 36Crypto.
