Perusahaan forensik on-chain yang berbasis di San Francisco, TRM Labs, menyatakan bahwa valuasi perusahaan telah meningkat menjadi $2 miliar setelah menyelesaikan pendanaan tambahan setelah putaran sebelumnya. Dibandingkan dengan valuasi $1 miliar saat menyelesaikan pendanaan Seri C senilai $70 juta sekitar enam bulan lalu, valuasi terbaru telah melipat gandakan. Perusahaan menyatakan bahwa penyebab utama perubahan ini adalah pertumbuhan pesat bisnis terkait AI.
Dari pelacakan kripto hingga pengenalan kejahatan AI
TRM Labs awalnya menyediakan layanan forensik blockchain terutama untuk lembaga penegak hukum, membantu melacak aliran aset kripto. CEO perusahaan, Esteban Castano, mengatakan kepada Fortune bahwa TRM sekarang tidak lagi hanya mendefinisikan dirinya sebagai perusahaan intelijen blockchain, tetapi ingin mencakup spektrum kejahatan siber yang lebih luas, terutama penipuan yang diperbesar oleh alat AI.
Menurutnya, AI bukanlah peralihan bisnis, melainkan mesin pertumbuhan baru perusahaan. TRM percaya bahwa seiring semakin luasnya penggunaan alat-alat seperti deepfake, ambang batas kejahatan siber seperti penipuan, pemerasan, dan kejahatan terkait anak di bawah umur semakin menurun, sementara permintaan dari lembaga penyelidikan terhadap alat identifikasi baru juga meningkat.
Rencana platform baru akan diumumkan pada November
TRM Labs sedang meluncurkan serangkaian platform investigasi baru yang tetap bertujuan pada lembaga penegak hukum dan lembaga keuangan. Platform ini terutama digunakan untuk mengidentifikasi dan menghentikan penipuan keuangan yang didorong oleh AI, sekaligus mendukung penyelidikan kasus terkait pelecehan seksual dan konten pelecehan seksual terhadap anak.
Castano menyatakan bahwa AI membuat kegiatan kriminal menjadi lebih rendah dalam hal waktu dan hambatan profesional, yang juga menjadi salah satu alasan perusahaan memutuskan memperluas jangkauan produknya. TRM percaya bahwa akumulasi data on-chain yang sudah ada, hubungan kerja sama dengan bank dan lembaga penegak hukum, serta jaringan kolaborasi eksternal, semuanya membantu perusahaan memasuki pasar ini.
Inti bisnis kripto masih tumbuh
TRM Labs didirikan pada tahun 2018. Pada saat itu, pasar forensik blockchain sudah memiliki pesaing seperti Chainalysis, Elliptic, dan CipherTrace. Diferensiasi awal TRM adalah lebih awal mencakup jaringan kripto baru seperti Ethereum dan Tron, bukan hanya fokus pada pelacakan aliran dana Bitcoin.
Perusahaan menyatakan bahwa bisnis kripto intinya tetap tumbuh dan diperkirakan akan mencapai tonggak pendapatan berulang tahunan (ARR) senilai $100 juta dalam beberapa minggu mendatang. Castano juga menyatakan bahwa perusahaan berharap dapat menarik lebih banyak bakat melalui valuasi terbaru, guna mendukung ekspansi terus-menerus pada dua lini bisnis: penyelidikan kripto dan AI anti-penipuan.
- Nilai terbaru: 2 miliar dolar AS
- Pembiayaan Seri C sebelumnya: $70 juta
- Estimated ARR: Reach $100 million in the coming weeks
Informasi tambahan: Pada awal September, TRM Labs memiliki sekitar 500 karyawan dan memiliki kantor di London, Singapura, dan Washington.
