- XMR: Kinerja terbaru yang lemah dapat memposisikan Monero untuk rally menyusul jika terjadi rotasi modal di sektor privasi.
- KAS: Penurunan emisi dan peningkatan jaringan dapat memperkuat potensi pemulihan Kaspa.
- ATOM: Kerugian mendalam menciptakan potensi kenaikan, sementara reformasi tokenomics dapat meningkatkan prospek jangka panjang.
Beberapa altcoin tertinggal sementara cryptocurrency utama mencatat keuntungan lebih kuat. Kesenjangan ini bisa menciptakan peluang bagi investor yang sabar yang mencari proyek yang dinilai rendah. Monero, Kaspa, dan Cosmos menonjol karena alasan yang berbeda. Setiap token memiliki fundamental yang kuat meskipun harga baru-baru ini melemah. Kinerja mereka saat ini juga kontras tajam dengan momentum pasar secara luas. Namun, investor harus mempertimbangkan risikonya sebelum mengejar potensi reli pengejaran. Berikut tiga altcoin yang patut dipantau dengan cermat sekarang. Monero, Kaspa, dan Cosmos.
Monero (XMR)

Monero hanya meningkat 3,7% selama minggu lalu. Sementara itu, Zcash naik lebih dari 75% dalam periode yang sama. Hal ini menciptakan kesenjangan kinerja yang signifikan antara dua mata uang kripto privasi terkemuka. XMR saat ini diperdagangkan di sekitar $422, dengan kapitalisasi pasar mendekati $7,9 miliar. Token ini berada di peringkat sekitar ke-18 di antara mata uang kripto berdasarkan nilai pasar. Namun, Monero tetap naik sekitar 20% selama sebulan terakhir. Ini menunjukkan kelemahan terkini mencerminkan rotasi jangka pendek, bukan penurunan yang berkelanjutan. Aset yang berfokus pada privasi tetap menjadi salah satu sektor mata uang kripto terkuat di tahun 2026. Monero juga mencapai tertinggi sepanjang masa di sekitar $798 pada Januari. Modal sebelumnya telah berpindah antara XMR dan ZEC selama perkembangan sektor utama. Rotasi terbaru kemungkinan akan berbalik jika para pedagang mencari nilai yang lebih baik.
Kaspa (KAS)

Kaspa menawarkan peluang pemulihan potensial lain setelah mengalami penurunan panjang. KAS diperdagangkan di sekitar $0,029, dengan kapitalisasi pasar sekitar $807 juta. Token ini masih lebih dari 80% di bawah puncak sebelumnya di sekitar $0,20. KAS hanya naik 8,5% selama minggu lalu. Keuntungan bulanan tetap rendah, sekitar 4,8%. Namun, dinamika pasokan mendatang bisa meningkatkan daya tarik investasi. Sekitar 95% dari total pasokan Kaspa telah ditambang. Emisi bisa mendekati nol pada akhir 2026. Penurunan emisi bisa mengurangi tekanan penjualan terkait penambang di seluruh pasar. Sementara itu, hard fork Toccata Kaspa memperluas fungsionalitas jaringan. Peningkatan ini menambah fitur yang dapat diprogram, dukungan KRC-20, dan verifikasi zero-knowledge.
Cosmos (ATOM)

Cosmos menyajikan pilihan paling berisiko di antara ketiganya. ATOM diperdagangkan di sekitar $1,60 setelah jatuh sekitar 96% dari tertinggi sepanjang masa. Token ini naik 8,1% dalam seminggu terakhir. Bitcoin naik sekitar 23% selama periode tersebut. Underperformance semacam ini menjadikan ATOM sebagai taruhan kontrarian yang jelas. Cosmos tetap mendukung ekosistem blockchain besar melalui teknologi IBC. Lebih dari 200 jaringan terhubung melalui sistem interoperabilitas ini. Peta jalan 2026 juga menargetkan transaksi yang lebih cepat dan konektivitas rantai yang lebih luas. Cosmos Labs berencana merancang ulang tokenomics ATOM berdasarkan pendapatan jaringan. Perubahan ini bisa mengatasi kekhawatiran jangka panjang terkait inflasi.
Monero bisa mendapat manfaat jika modal sektor privasi kembali berpindah ke proyek-proyek yang sudah mapan. Kaspa menggabungkan emisi terbatas dengan fungsi blockchain yang terus berkembang. Cosmos menawarkan peluang pemulihan paling besar tetapi membawa ketidakpastian yang lebih tinggi. Investor harus menyeimbangkan potensi pengejaran terhadap volatilitas dan risiko spesifik proyek.




