SEC Thailand Memperketat Pengawasan untuk Menekan Dana Ilegal di Pasar Modal dan Kripto

iconCoinEdition
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
SEC Thailand sedang menindak arus uang ilegal di pasar likuiditas dan kripto. Aturan baru kini mengharuskan persetujuan untuk pendukung pemegang saham utama dan pemeriksaan KYC yang lebih ketat. Pada Q1 2026, lebih dari 1,135 miliar baht denda ditujukan untuk penipuan dan perdagangan tanpa izin. Regulator juga selaras dengan pengawasan berbasis MiCA untuk melacak aliran dana dan menghentikan penipuan bersama mitra pemerintah.
  • SEC Thailand sekarang memerlukan persetujuan untuk pendukung keuangan dari pemegang saham utama untuk menekan dana ilegal.
  • SEC memperketat KYC, melacak aliran dana, dan menegakkan transparansi untuk mencegah penipuan dan skema penipuan.
  • Denda Q1 2026 mencapai 1,135 miliar baht, menargetkan perdagangan tidak adil, penipuan, dan operasi tanpa izin.

Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC) sedang menindak uang ilegal di pasar modal dan aset digital negara tersebut. Kini, mereka mengharuskan pemegang saham utama untuk mendapatkan persetujuan dari bisnis sekuritas dan aset digital.

Langkah ini bertujuan untuk menghentikan pencucian uang dan kejahatan keuangan lainnya yang memengaruhi sistem keuangan Thailand.

Diumumkan pada 7 April 2026, rencana ini berfokus pada pendanaan di balik pemegang saham utama. Mrs. Pornanong Budsaratragoon, Sekretaris Jenderal SEC, mengatakan uang yang terkait dengan kegiatan ilegal dapat merusak kepercayaan pasar.

SEC kini meminta masukan dari publik untuk memastikan transparansi dan pengawasan yang tepat di pasar sekuritas dan aset digital.

Memperluas Pengawasan Pemegang Saham Utama

SEC menganggap siapa pun yang mendanai pemegang saham utama sebagai bagian penting dari kepemilikan. Ini mencakup penjamin, investor, atau kontrak yang memengaruhi kendali saham. Pinjaman bank standar dari bank Thailand atau bank asing yang disetujui dikecualikan. Bisnis harus meninjau pendukung mereka dengan cermat untuk memastikan dana berasal dari sumber yang sah.

Lembaga pemerintah atau organisasi publik yang disetujui oleh SEC hanya diperiksa pada tingkat institusional. Karena entitas-entitas ini sudah berada di bawah pengawasan pemerintah, hal ini menghindari tinjauan ganda. Perubahan ini membantu mengidentifikasi kepemilikan yang kompleks sambil meminimalkan aturan yang tidak perlu.

Memperkuat Integritas Pasar

SEC juga memperketat aturan Know Your Customer (KYC) dan due diligence. Perusahaan sekuritas harus memantau perilaku investasi, melaporkan aktivitas mencurigakan, dan memverifikasi klien berisiko tinggi dengan lebih hati-hati. Operator aset digital akan melacak arus dana, meningkatkan analisis blockchain, dan mengikuti Travel Rule untuk memastikan transfer transparan.

Pilar-pilar yang diperkenalkan awal bulan ini juga memerlukan pengungkapan jelas mengenai struktur pemegang saham, sepuluh pemegang teratas, dan setiap perubahan besar dalam waktu tiga hari kerja.

Bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi dan Masyarakat Digital, AMLO, dan gugus tugas Connect the Dots untuk melacak identitas, perilaku, dan arus dana. Pendekatan ini bertujuan untuk menghentikan akun mule dan penipuan investasi scams sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

Mr. Anek Yoo-yin, Wakil Sekretaris Jenderal, said denda pada Q1 2026 melebihi 1,135 miliar baht. Denda-denda tersebut menangani perdagangan tidak adil, penipuan, manipulasi harga, dan operasi tanpa izin. Dengan meningkatnya penipuan investasi, langkah-langkah SEC bertujuan untuk melindungi pasar modal dan aset digital Thailand.

Terkait: South Korea akan Melegalkan RWAs dan Stablecoin di Bawah Hukum yang Ada

Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.