Regulator sekuritas Thailand sedang mempertimbangkan kerangka yang akan memungkinkan perantara memberikan akses kepada investor ritel terhadap certain derivatif aset digital yang terdaftar di pasar luar negeri.
Rencana Komisi Sekuritas dan Bursa akan menilai baik fitur kontrak maupun pasar tempat kontrak tersebut diperdagangkan. Untuk akses ritel, kontrak asing harus sangat mirip dengan derivatif kripto yang diperdagangkan di Thailand dalam hal aset dasar, jatuh tempo, leverage, dan mekanisme penyelesaian.
Form Pengclearingan dan Pengawasan Regulasi Merupakan Bagian dari Uji Coba
Tempat perdagangan luar negeri juga harus menggunakan pihak lawan sentral untuk melakukan penyelesaian transaksi. Regulatornya harus menjadi anggota kelompok regulasi internasional atau bursa yang ditentukan dalam usulan tersebut.
Kontrak yang tidak memenuhi kriteria yang diusulkan SEC hanya akan tersedia bagi investor institusional. Regulator mendasarkan perbedaan ini pada kemampuan lebih besar dari investor institusional dalam mengevaluasi dan mengelola produk yang melibatkan kompleksitas dan risiko yang lebih tinggi.
Kerangka yang direncanakan membangun kerangka derivatif kripto Thailand yang terus berkembang dan pendekatan yang sudah ada terhadap investasi derivatif luar negeri.
Kerangka yang direncanakan membangun pendekatan Thailand yang sudah ada terhadap investasi derivatif luar negeri. Menurut aturan saat ini, perantara dapat melayani klien ritel dan berkekayaan tinggi yang mencari derivatif asing ketika instrumen tersebut sebanding dengan produk yang diperdagangkan di pasar domestik.
SEC mengusulkan persyaratan khusus untuk aset digital karena derivatif kripto yang tersedia di luar negeri dapat bervariasi dalam struktur dan risikonya.
Aset Kripto Memasuki Kerangka Derivatif Thailand
Konsultasi ini mengikuti ekspansi sebelumnya terhadap kerangka kerja derivatif kripto Thailand yang mencakup aset-aset yang dapat menjadi dasar derivatif di Thailand. Melalui pemberitahuan tanggal 5 Maret, SEC menambahkan kripto dan token digital ke dalam daftar aset dasar derivatif yang diizinkan.
SEC juga sedang membahas spesifikasi kontrak potensial untuk aset-aset tersebut dengan Thailand Futures Exchange.
SEC menerima komentar publik mengenai amandemen yang diusulkan hingga 30 September. Belum diumumkan kapan perubahan tersebut akan berlaku.
DisClamier: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan opini The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.


