Menurut TheCCPress, CEO Tether Paolo Ardoino menyebut tanggal 14 November 2025 sebagai 'Bitcoin Black Friday' setelah adanya aktivitas pasar yang signifikan. Harga Bitcoin turun di bawah $100.000, dan volume perdagangan melonjak, sementara aktivitas USDT mengalami peningkatan yang signifikan. Pernyataan Ardoino, yang dibagikan melalui Twitter, menyoroti potensi peluang perdagangan tanpa adanya perubahan protokol resmi atau siaran pers dari Tether maupun bursa utama. Istilah tersebut menarik perhatian pada dinamika pasar dan strategi perdagangan, yang membawa kemiripan dengan 'Black Thursday' pada Maret 2020.
CEO Tether Menyebut 14 November sebagai 'Bitcoin Black Friday' di Tengah Volatilitas Pasar
CCPressBagikan






Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.
