Supabase Menyelesaikan Putaran F Senilai $500 Juta dengan Valuasi $10,5 Miliar, Lebih dari 60% Database Baru Dibuat oleh Agen AI

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Supabase mengumumkan putaran F senilai $500 juta yang dipimpin oleh GIC, dengan valuasi database open-source sebesar $10,5 miliar. Stripe, Georgian, dan Salesforce Ventures juga berpartisipasi. Dana tersebut akan mendukung alat Postgres open-source seperti Multigres dan likuiditas karyawan. Supabase meluncurkan Multigres v0.1, lapisan penskalaan open-source. Lebih dari 60% database baru kini dibuat oleh agen AI, sebuah tren yang terlihat dalam berita AI + crypto. Meningkatnya peran AI dalam pengembangan backend sedang mengubah daftar token baru dan alat infrastruktur.
ME AI Berita, menurut pemantauan Beating, database open-source Supabase mengumumkan telah menyelesaikan pendanaan Seri F senilai 5 miliar dolar AS, dipimpin oleh dana kekayaan berdaulat Singapura, GIC, dengan partisipasi investor baru dan lama seperti Stripe, Georgian, dan Salesforce Ventures. Pendanaan ini mendorong valuasi pasca-investasi Supabase menjadi 10,5 miliar dolar AS. CEO Supabase, Paul Copplestone, mengungkapkan bahwa dana ini akan terutama digunakan untuk mempercepat pengembangan alat Postgres open-source seperti Multigres, serta memberikan dukungan likuiditas bagi karyawan di tengah pertumbuhan daya komputasi dan pengguna yang terus melonjak. Bersamaan dengan pengumuman pendanaan, dirilis pula Multigres v0.1 (alpha), yang disebut sebagai "operating system untuk Postgres". Multigres adalah lapisan horizontal scaling open-source yang dirancang untuk memberikan kemampuan seperti sharding, migrasi mulus, high availability, dan connection pooling tingkat lanjut kepada Postgres, serupa dengan Vitess. Peluncuran Multigres memungkinkan pengembang melewati batas kinerja Postgres single-node tanpa terpaksa bermigrasi ke arsitektur database yang lebih kompleks, sehingga lebih menurunkan hambatan dalam merancang arsitektur data untuk aplikasi mutakhir. Di tengah gelombang perkembangan pesat AI generatif dan alat pemrograman otomatis, Supabase mengalami pertumbuhan eksplosif. Saat ini, jumlah pengembang yang membangun di atas Supabase mendekati 10 juta, dengan jumlah penyebaran database di platform ini meningkat 600% dibanding tahun sebelumnya. Yang menarik, lebih dari 60% database baru dibuat dan dideploy secara otomatis oleh agen AI (seperti Claude Code dan Codex) atau alat pemrograman AI, menunjukkan bahwa tren Vibe Coding dan pembangunan aplikasi otonom oleh agen sedang mengubah secara mendasar bentuk interaksi infrastruktur backend. Selain itu, Supabase melanjutkan kebijakan cash-out opsi saham yang sangat ramah karyawan dalam pendanaan ini. Sejak berdiri, dalam setiap putaran pendanaan, Supabase memungkinkan karyawan menjual hingga 25% opsi saham yang telah vest secara langsung melalui "transaksi tanpa uang tunai" (Cashless Transaction), sehingga karyawan dapat mencairkan nilai opsi tanpa perlu membayar biaya exercise terlebih dahulu. Selain itu, Supabase juga menyediakan masa berlaku opsi saham hingga 10 tahun (jauh melebihi standar industri 3 bulan), mencegah karyawan kehilangan manfaat saham mereka akibat ketidakmampuan membayar pajak exercise saat meninggalkan perusahaan. (Sumber: MLion)
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.