
- Stripe, Visa, Mastercard, dan Coinbase mungkin meluncurkan inisiatif stablecoin bersama.
- Konsorsium ini bertujuan untuk bersaing dengan pemain dominan Circle dan Tether.
- Langkah ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap pembayaran yang didukung stablecoin.
Konsorsium Stablecoin Berpotensi Mengubah Pembayaran Digital
Perkembangan besar dilaporkan sedang terbentuk di industri kripto dan pembayaran. Menurut laporan, Stripe, Visa, Mastercard, dan Coinbase bergabung untuk menciptakan Konsorsium Stablecoin baru yang bisa menantang dominasi Circle dan Tether.
Jika berhasil, inisiatif ini akan menggabungkan beberapa nama terbesar di bidang teknologi keuangan dan aset digital. Kolaborasi ini menandakan meningkatnya kepercayaan terhadap stablecoin sebagai bagian penting dari infrastruktur pembayaran global masa depan.
Stablecoin adalah aset digital yang dirancang untuk mempertahankan nilai stabil, sering kali dengan dikaitkan pada mata uang tradisional seperti dolar AS. Mereka telah menjadi alat penting untuk pembayaran, penyelesaian, dan transaksi lintas batas karena kecepatan dan efisiensinya.
Mengapa Konsorsium Stablecoin Penting
Konsorsium Stablecoin yang dilaporkan akan menggabungkan kekuatan jaringan pembayaran dan platform kripto terkemuka. Visa dan Mastercard sudah memproses triliunan dolar dalam pembayaran di seluruh dunia, sementara Stripe telah memperluas layanan terkait kripto-nya. Coinbase, sementara itu, tetap menjadi salah satu bursa mata uang kripto terbesar di dunia.
Dengan bekerja sama, perusahaan-perusahaan ini dapat menciptakan ekosistem stablecoin yang berfokus pada pembayaran yang mampu bersaing dengan penerbit mapan seperti Circle, perusahaan di balik USDC, dan Tether, penerbit USDT.
Pengamat industri percaya bahwa stablecoin yang didukung konsorsium dapat menarik bisnis yang mencari solusi pembayaran yang lebih cepat dan lebih hemat biaya. Ini juga dapat mempercepat integrasi teknologi blockchain ke dalam layanan keuangan utama.
BIG: Stripe, Visa, Mastercard, dan Coinbase sedang membentuk konsorsium untuk meluncurkan stablecoin baru sebagai pesaing Circle dan Tether, menurut The Information. pic.twitter.com/7PoySZj5FX
— Cointelegraph (@Cointelegraph) 4 Juni 2026
Konsorsium Stablecoin Menandakan Persaingan Industri
Pasar stablecoin telah tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir, menjadi salah satu sektor paling penting dalam ekonomi kripto. Seiring meningkatnya kejelasan regulasi di beberapa wilayah, perusahaan keuangan besar semakin mengeksplorasi cara-cara untuk berpartisipasi.
Konsorsium stablecoin baru yang didukung oleh beberapa perusahaan pembayaran dan kripto terbesar di dunia dapat memperkuat persaingan dan mendorong inovasi di seluruh industri. Ini juga dapat mendorong adopsi yang lebih luas terhadap sistem pembayaran berbasis blockchain di kalangan merchant dan konsumen.
Meskipun detailnya masih terbatas, kemitraan yang dilaporkan menunjukkan bagaimana perusahaan keuangan tradisional dan mata uang kripto terus semakin dekat. Bulan-bulan mendatang bisa mengungkap apakah konsorsium ini menjadi pemain baru utama di lanskap stablecoin yang terus berkembang pesat.
Baca Juga:
- Konsorsium Stablecoin Menargetkan Circle dan Tether
- Kevin O’Leary Menamai ZKP sebagai Solusi AI yang HYPE Mencatat ATH Baru & ADA Turun ke $0.21 [Kripto Teratas untuk Dibeli]
- Bitmine Immersion Technologies Mengumumkan Penawaran Saham Preferen Perpetual Seri A yang Diusulkan
- Arthur Hayes Mengatakan WLD Masih Bisa Meledak Lebih Tinggi
- XRP Mandek di $1,26, Unlock $684 Juta Hyperliquid Mendekat, dan Kevin O’Leary Berinvestasi Penuh pada ZKP


