Strategi Memperluas Penjualan Saham Preferen untuk Membiayai Pembelian Bitcoin Tambahan

iconCryptonewsland
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Strategi memperluas program saham preferennya untuk membiayai pembelian Bitcoin lebih banyak, karena harga Bitcoin hari ini tetap volatil. Perusahaan menawarkan saham preferen abadi bernama Stretch dengan dividen 11,25% untuk menarik investor yang fokus pada pendapatan. Strategi kini memegang lebih dari 714.000 Bitcoin, dengan nilai sekitar $48 miliar. Struktur saham preferen bertujuan untuk mengurangi fluktuasi harga dan menawarkan alternatif yang lebih tenang dibandingkan saham biasa, yang secara dekat mengikuti harga Bitcoin hari ini. Investor yang memantau altcoin untuk diwaspadai juga dapat mempertimbangkan langkah ini sebagai tanda minat institusional berkelanjutan terhadap Bitcoin.
  • Strategi menggunakan saham preferen untuk membeli lebih banyak bitcoin sambil mengurangi eksposur terhadap volatilitas pasar.
  • Saham preferen Stretch menawarkan dividen 11,25% untuk menarik investor pendapatan stabil.
  • Strategi kini memegang lebih dari 714.000 bitcoin senilai sekitar $48 miliar.

Strategi sedang memperluas program saham preferennya untuk membiayai lebih banyak pembelian bitcoin. Perusahaan ingin mengurangi tekanan dari fluktuasi pasar yang tajam. Harga sahamnya terus bergerak erat sejalan dengan tren bitcoin.

Strategi untuk mengeluarkan lebih banyak saham preferen untuk mengurangi volatilitas yang terkait bitcoin

— crypto.news (@cryptodotnews) 12 Februari 2026

Oleh karena itu, manajemen menyesuaikan strategi modalnya. Pendekatan baru berfokus pada stabilitas dan pendanaan yang stabil.

Saham Preferen yang Dirancang untuk Mengurangi Volatilitas

Strategi sekarang menawarkan saham preferen abadi tambahan bernama Stretch. Produk ini membayar dividen variabel yang disesuaikan setiap bulan. Saat ini, tingkat dividen berada di 11,25%. Selain itu, perusahaan merancang struktur ini agar saham tetap mendekati nilai nominal $100. Desain ini membantu mengurangi fluktuasi harga yang mendadak.

Saham preferen berada di atas saham biasa tetapi di bawah kewajiban utang. Saham ini memberikan prioritas dividen kepada investor tetapi menghilangkan hak suara. Akibatnya, investor yang berfokus pada pendapatan mungkin lebih menyukai struktur ini. Sebaliknya, saham biasa sering bergerak tajam seiring harga bitcoin. Oleh karena itu, saham preferen menyediakan alternatif yang lebih tenang.

Perusahaan percaya bahwa struktur ini menarik investor yang menginginkan paparan aset digital tanpa volatilitas ekstrem. Dana pensiun dan perusahaan asuransi sering menghargai pengembalian yang dapat diprediksi. Selain itu, bank mungkin menganggap dividen yang stabil menarik. Akibatnya, Strategi mengharapkan partisipasi institusional yang lebih luas. Perubahan ini mendukung model pendanaan yang lebih seimbang.

Modal yang dihimpun mendukung pembelian bitcoin tambahan

Selama tiga minggu terakhir, Strategi mengumpulkan sekitar $370 juta melalui penjualan saham biasa. Selain itu, perusahaan ini juga memperoleh sekitar $7 juta dari penawaran saham preferen. Perusahaan menggunakan dana-dana ini untuk membeli lebih banyak bitcoin. Akibatnya, total kepemilikan kini melebihi 714.000 BTC. Kepemilikan tersebut memiliki nilai perkiraan sekitar $48 miliar. Perusahaan baru-baru ini menambahkan 1.142 bitcoin senilai sekitar $90 juta.

Selama bertahun-tahun, Strategy mengandalkan pasar modal untuk mengakumulasi Bitcoin. Oleh karena itu, sahamnya sering berperilaku seperti posisi Bitcoin berspekulasi. Ketika Bitcoin naik, saham perusahaan sering naik lebih cepat. Namun, ketika harga turun, saham turun lebih tajam. Baru-baru ini, Bitcoin turun hampir 50% dari puncaknya.

Penurunan tersebut memberikan tekanan pada harga saham Strategi. Akibatnya, penggalangan modal melalui saham biasa menjadi lebih sulit. Volatilitas pasar mengurangi minat investor terhadap eksposur berisiko tinggi. Oleh karena itu, manajemen mencari saluran pendanaan yang lebih stabil. Saham preferen kini memainkan peran yang lebih besar dalam rencana tersebut.

Banding Institusional dan Dampak Neraca

Saham preferen memperkuat struktur modal perusahaan. Berbeda dengan obligasi konversibel, ia mengurangi risiko pembiayaan ulang. Selain itu, ia membatasi pelemahan mendadak bagi pemegang saham yang ada. Pendekatan ini juga menghindari penambahan tekanan utang tradisional. Akibatnya, neraca memperoleh fleksibilitas tambahan.

Strategi mengumpulkan sekitar $5,5 miliar melalui beberapa penawaran saham preferen pada 2025. Penerbitan terbaru melanjutkan pola tersebut. Pada Desember, Strategi mempertahankan posisinya di Nasdaq 100 meskipun ada kekhawatiran atas model bisnisnya yang berfokus pada bitcoin. Sementara itu, perusahaan tetap berkomitmen untuk membeli lebih banyak bitcoin setiap kuartal. Manajemen tidak menunjukkan niat untuk menjual kepemilikannya. Sebaliknya, Strategi terus membangun posisi bitcoinya meskipun terjadi fluktuasi pasar.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.