Menurut laporan BlockBeats, pada 17 Januari, merek restoran cepat saji Amerika Steak 'n Shake mengumumkan bahwa mereka telah mengalokasikan 10 juta dolar AS sebagai investasi dalam Bitcoin, secara resmi menambahkan BTC ke neraca perusahaan. Langkah ini merupakan kelanjutan dari strategi kripto perusahaan selama delapan bulan terakhir, yaitu menerima pembayaran Bitcoin di seluruh toko-tokonya di seluruh Amerika Serikat.
Perusahaan menyatakan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari siklus penguatan diri yang mereka sebut sebagai "siklus penguatan diri": konsumen yang menggunakan Bitcoin untuk berbayar mendorong pertumbuhan penjualan, pendapatan yang diperoleh kemudian terus diinvestasikan ke cadangan Bitcoin perusahaan (SBR), yang memberikan dana untuk berbagai keperluan operasional seperti peningkatan bahan baku dan renovasi toko, sekaligus tidak menaikkan harga menu.
Sejak Mei 2025, Steak'n Shake menerima pembayaran Bitcoin melalui Lightning Network di semua gerai mereka di Amerika Serikat, dengan tujuan mengurangi biaya transaksi kartu kredit dan menarik kelompok pengguna muda yang tertarik pada kripto. Perusahaan mengungkapkan bahwa penjualan ritel yang sama (same-store sales) pada kuartal kedua 2025 meningkat lebih dari 10% secara tahunan, dan ketika pelanggan memilih untuk membayar menggunakan Bitcoin, biaya pemrosesan pembayaran dapat dihemat sekitar 50%.
Pembelian kali ini setara dengan sekitar 105 BTC (berdasarkan harga saat ini), merupakan alokasi cadangan bitcoin yang paling langsung dari Steak'n Shake hingga saat ini. Meskipun skalanya jauh lebih kecil dibandingkan perusahaan besar seperti Strategy, kasus ini menunjukkan bahwa akumulasi bitcoin di tingkat perusahaan terus berkembang.

