
- Starcloud mengumpulkan $170 juta dengan valuasi $1,1 miliar.
- Rencana untuk meluncurkan 88.000 satelit untuk infrastruktur AI.
- Didukung oleh Nvidia untuk memindahkan pusat data keluar dari planet.
Visi Berani untuk AI Berbasis Luar Angkasa
Sebuah frontier baru dalam kecerdasan buatan sedang terbentuk seiring Starcloud, yang didukung oleh Nvidia, mengamankan pendanaan sebesar $170 juta. Perusahaan ini kini bernilai $1,1 miliar dan bertujuan untuk membangun konstelasi satelit besar yang dirancang untuk menampung pusat data AI di luar angkasa.
Proyek ambisius ini dapat mengubah cara dan lokasi komputasi AI dilakukan. Alih-alih mengandalkan infrastruktur berbasis Bumi, Starcloud membayangkan pemrosesan data di orbit, yang berpotensi mengurangi kendala energi dan tantangan latensi.
Mengapa Memindahkan Pusat Data Keluar dari Planet?
Pusat data AI tradisional mengonsumsi jumlah energi yang sangat besar dan menghasilkan panas yang signifikan. Dengan memindahkan operasi ini ke luar angkasa, Starcloud berharap dapat memanfaatkan energi matahari dan lingkungan pendingin alami di orbit.
Konselasi 88.000 satelit akan memungkinkan komputasi terdistribusi pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengaturan ini dapat mendukung segala hal mulai dari model bahasa besar hingga pemrosesan data global real-time tanpa batasan fisik dari fasilitas darat.
Meskipun ide ini terdengar futuristik, meningkatnya permintaan akan daya komputasi AI mendorong perusahaan untuk mengeksplorasi solusi yang tidak konvensional. Infrastruktur berbasis luar angkasa bisa menjadi alternatif yang layak seiring kemajuan teknologi.
BIG: Starcloud yang didukung Nvidia mengumpulkan dana $170 juta dengan valuasi $1,1 miliar, merencanakan konselasi 88.000 satelit untuk memindahkan pusat data AI keluar dari planet. pic.twitter.com/ZYW9NLbfM4
— Cointelegraph (@Cointelegraph) March 31, 2026
Tantangan dan Dampak Pasar
Meskipun penuh antusiasme, tantangan besar masih tetap ada. Meluncurkan dan mempertahankan puluhan ribu satelit akan memerlukan investasi besar, koordinasi, dan persetujuan regulasi. Sampah luar angkasa dan kepadatan orbit juga merupakan perhatian yang tidak bisa diabaikan.
Namun, dukungan dari Nvidia menambah kredibilitas proyek ini. Sebagai pemimpin dalam perangkat keras AI, keterlibatan perusahaan ini menandakan kepercayaan terhadap potensi jangka panjang komputasi berbasis luar angkasa.
Jika berhasil, Starcloud dapat membuka bab baru bagi industri AI dan luar angkasa. Ini juga dapat memengaruhi cara perusahaan teknologi masa depan memikirkan skalabilitas, keberlanjutan, dan konektivitas global.
