Influencer Kripto asal Spanyol Álvaro Romillo Dipenjara atas Dugaan Skema Ponzi Senilai $300 Juta

iconBitcoinist
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy

Menurut Bitcoinist, influencer kripto asal Spanyol, Álvaro Romillo, yang dikenal dengan nama CryptoSpain, telah ditahan tanpa jaminan atas tuduhan mengatur skema Ponzi senilai $300 juta melalui klub investasinya, Madeira Invest Club (MIC). Skema tersebut, yang menargetkan lebih dari 3.000 investor, menjanjikan pengembalian tahunan sebesar 20% dan melibatkan aset mewah seperti kapal pesiar, mobil, dan seni digital. Pihak berwenang menuduh bahwa dana digunakan untuk membayar investor sebelumnya, yang merupakan ciri khas skema Ponzi. Penangkapan Romillo memicu diskusi lebih luas tentang risiko peluang investasi yang digerakkan oleh influencer di ruang kripto.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.