Sebelum sesi perdagangan Kamis, SPCX naik hampir 5%. Salah satu pendorongnya adalah peningkatan harga target oleh Bernstein setelah SpaceX mengumumkan laporan keuangan publik pertamanya. Sementara itu, saham lock-up senilai lebih dari $10 miliar mulai memenuhi syarat untuk diperdagangkan, dan pasar segera meningkatkan ketertarikan terhadap perubahan pasokan beredar selanjutnya.
Jumlah saham yang dapat diperdagangkan meningkat secara signifikan
Setelah periode lock-up ini berakhir, jumlah saham yang dapat diperdagangkan oleh SpaceX meningkat signifikan, sehingga pasokan saham yang tersedia di pasar terbuka jauh lebih besar dibanding sebelumnya. Bagi saham yang baru saja go public, perluasan sirkulasi biasanya melemahkan dukungan yang sebelumnya diberikan oleh kelangkaan, tetapi juga dapat meningkatkan aktivitas perdagangan harian.
Poin lain yang menjadi perhatian pasar adalah apakah insider akan memanfaatkan jendela ini untuk menjual saham yang mereka pegang. Artikel tersebut menyebutkan bahwa volume saham yang baru dilepaskan ini melebihi $100 miliar, sehingga meningkatkan jumlah saham beredar perusahaan lebih dari dua kali lipat, menjadikan perubahan pasokan jangka pendek sebagai faktor penting dalam evaluasi harga saham oleh investor.
Bernstein menaikkan harga target
Bernstein mempertahankan peringkat "Overweight" untuk SpaceX dan menaikkan harga target dari $239 menjadi $248. Alasan yang diberikan oleh lembaga ini meliputi peningkatan perkiraan pendapatan dan perbaikan penetapan harga sumber daya komputasi. Menurut ukuran dalam artikel tersebut, harga target baru masih memiliki ruang kenaikan signifikan dibandingkan level perdagangan terkini.
Pendapatan SpaceX pada kuartal kedua mencapai $7,81 miliar, meningkat 92% secara tahunan. Kerugian bersih pada periode yang sama menyempit menjadi $541 juta, menunjukkan perbaikan kinerja operasional perusahaan sambil terus berinvestasi pada infrastruktur AI dan proyek ekspansi.
Pengaturan komunikasi seluler mendapat perhatian
Selain laporan keuangan, SpaceX baru-baru ini juga sedang mengembangkan bisnis komunikasi seluler. Setelah memperoleh lebih banyak sumber daya spektrum nirkabel, perusahaan mengusulkan solusi hibrida yang menggabungkan infrastruktur darat dengan jaringan satelit Starlink untuk mendukung layanan komunikasi seluler.
Tindakan ini memicu berbagai respons di industri telekomunikasi. Beberapa saham terkait komunikasi nirkabel turun setelah berita ini, sementara pasar sedang mengevaluasi kembali posisi kompetitif jangka panjang SpaceX di bidang ini. Para analis juga memiliki perbedaan pendapat mengenai kecepatan kemajuan dan kelayakan pelaksanaan rencana ini.

