Wawasan Utama
- Saham SpaceX telah menembus di bawah batas bawah wedging naik pada grafik yang diberikan, melemahkan struktur teknis jangka pendeknya.
- SpaceX menghabiskan $15,83 miliar untuk segmen AI-nya selama Q2, sementara total pengeluaran modal kuartalan mencapai $18,37 miliar.
- SpaceX memiliki kapitalisasi pasar mendekati $1,9 triliun, menciptakan risiko valuasi meskipun ada pertumbuhan pendapatan cepat dan target Wall Street yang bullish.
Saham SpaceX menghadapi risiko penurunan yang diperbarui setelah menembus di bawah batas bawah dari pola rising wedge pada grafik harian yang diberikan.
SPCX baru-baru ini diperdagangkan di sekitar kisaran $139–$142 setelah memulai pemulihan tajam dari rendahnya pada 3 Agustus sebesar $104,83. Saham ini mencapai tertinggi Agustus di $149,80 sebelum kehilangan momentum mendekati area resistensi $150.
Kelemahan teknis muncul saat investor menilai pengeluaran kecerdasan buatan SpaceX yang terus membesar setelah akuisisi xAI. Hasil Q2 menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, tetapi pengeluaran modal untuk AI meningkat drastis dan perusahaan tetap tidak menguntungkan.
Saham SpaceX Menghadapi Risiko Teknis
Saham SPCX telah pulih dalam beberapa minggu terakhir, naik dari titik terendah rekor $104,80 pada Agustus menjadi puncak $149,62. Sejak itu, saham ini menghadapi tantangan teknis signifikan yang dapat menyebabkan penurunan kuat dalam jangka pendek.
Salah satu risikonya adalah bahwa ia telah membentuk pola rising wedge yang kedua garisnya akan segera bertemu. Saat ini, harga telah bergerak di bawah garis bawah pola ini.
Saham ini juga tetap berada di bawah level resistensi penting sebesar $149,62, puncak swing-nya pada 12 dan 17 Agustus. Saham ini juga membentuk pola divergensi bearish karena Relative Strength Index (RSI) dan Percentage Price Oscillator (PPO) terus turun.
Risiko lainnya adalah Average Directional Index (ADX) terus bergerak turun. ADX adalah indikator yang memberikan informasi lebih lanjut tentang kekuatan tren. Suatu tren dikatakan kuat ketika ADX bergerak di atas 20 dan menunjuk ke atas.

SpaceX Menghadapi Risiko Besar
Di sisi positif, SpaceX memiliki beberapa katalis utama, termasuk pertumbuhan pendapatan yang kuat. Laporan laba terbarunya menunjukkan bahwa pendapatannya melonjak menjadi $7,8 miliar pada kuartal kedua dari $4 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Semua bisnisnya – ruang angkasa, konektivitas, dan AI – mengalami pertumbuhan, dengan Starlink menjadi yang terbesar. Jumlah pengguna Starlink melewati tonggak 12 juta, dan pertumbuhannya kemungkinan akan berlanjut dalam waktu dekat.
Keuntungan lainnya adalah para analis tetap optimis terhadap bisnisnya, dengan estimasi konsensus sebesar $220, naik 57% dari level saat ini. Beberapa analis paling optimis berasal dari perusahaan seperti Bernstein, Morgan Stanley, Arete Research, Oppenheimer, dan Wells Fargo.
Meskipun demikian, meskipun ada optimisme ini, perusahaan menghadapi beberapa risiko besar yang dapat memengaruhi bisnisnya dalam jangka panjang. Salah satu risikonya adalah bisnis pusat datanya yang sedang berkembang pesat mengalami penundaan signifikan. Akibatnya, laporan media menyebutkan bahwa perusahaan berusaha melakukan reformasi tim pusat datanya. Penundaan ini pada akhirnya dapat membuatnya merugi miliaran dolar seiring berjalannya waktu.
Perusahaan juga menghadapi tantangan meningkatnya biaya memori, GPU, penyimpanan, dan konstruksi. Akibatnya, pengeluaran modal AI nya melonjak menjadi $15 miliar pada kuartal kedua dari $7,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Indikator ini melonjak dari $3,3 miliar pada setengah tahun pertama tahun lalu menjadi $23,5 miliar tahun ini. Pengeluaran ini menjelaskan mengapa perusahaan memiliki arus kas bebas negatif di Q2.

SpaceX juga menghadapi tantangan lain. Salah satu yang paling terkenal adalah industri chatbot AI menghadapi persaingan signifikan. Misalnya, Grok, chatbot-nya, mengalami persaingan dari nama-nama utama lainnya seperti Google Gemini, Claude milik Anthropic, dan ChatGPT milik OpenAI.
Minggu ini saja, Meta Platforms mengumumkan bahwa model AI-nya akan jauh lebih murah daripada Grok dan model-model lainnya. Pada saat yang sama, banyak model AI Tiongkok seperti Kimi dan DeepSeek sedang meningkatkan pangsa pasar. Grok mempertahankan pangsa pasar kurang dari 10%.
Yang paling penting, SpaceX adalah perusahaan yang sangat overvalued, mengingat valuasi lebih dari $1,9 triliun dan masih merugi miliaran dolar setiap kuartal.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan nasihat keuangan. Pasar ekuitas dapat mengalami pergerakan harga yang tajam.
Pos SpaceX Stock Risks Drop as AI Spending Reaches $15.8B muncul pertama kali di The Market Periodical.
