SpaceX baru saja mendapatkan salah satu kontrak satelit militer terbesar yang pernah diberikan kepada satu perusahaan. Angkatan Luar Angkasa AS menandatangani perjanjian harga tetap senilai $2,29 miliar untuk apa yang disebutnya Space Data Network Backbone, sebuah konstelasi satelit di orbit Bumi rendah yang dibangun untuk mengangkut data militer sensitif dengan kecepatan tinggi menggunakan enkripsi canggih dan komunikasi laser antarsatelit.
Kontrak, yang disusun sebagai perjanjian Otoritas Transaksi Lain (OTA), mengharuskan SpaceX untuk menyerahkan prototipe yang beroperasi penuh pada akhir 2027.
Apa yang sebenarnya sedang dibangun oleh SpaceX
Sistem ini dibangun langsung berdasarkan divisi Starshield SpaceX, yang mengadaptasi teknologi Starlink komersial untuk aplikasi keamanan nasional. Tautan antarsatelit laser sangat mencolok. Jaringan satelit militer tradisional sering mengandalkan stasiun relay darat untuk mentransmisikan data antar aset di orbit, yang menciptakan titik kegagalan tunggal. Tautan silang laser memungkinkan satelit berkomunikasi langsung satu sama lain di luar angkasa, mengurangi latensi dan menghilangkan kebutuhan untuk memantulkan sinyal kembali ke Bumi hanya untuk mengarahkannya ke node berikutnya.
SpaceX sudah memperlihatkan kemampuan ini melalui kontrak demonstrasi crosslink senilai $57 juta yang diberikan pada April 2026. Kontrak SDN Backbone pada dasarnya memperbesar bukti konsep tersebut menjadi sistem operasional penuh.
Ketergantungan Pentagon yang terus meningkat terhadap SpaceX
Perusahaan sebelumnya memperoleh kontrak senilai $1,8 miliar dari National Reconnaissance Office untuk konstelasi satelit relay mata-mata. Ditambah dengan penghargaan SDN baru, SpaceX kini memegang lebih dari $4 miliar dalam kontrak satelit militer utama.
Program SDN selaras dengan visi MILNET Space Force, yang membayangkan jaringan mesh hibrida yang mengintegrasikan aset satelit komersial dan pemerintah.
Risiko lebih besar yang perlu dipantau adalah konsentrasi. Pentagon sedang memasang taruhan besar pada satu perusahaan saja. Jika SpaceX mencapai tonggak pengiriman pada prototipe SDN pada akhir 2027, perkirakan alur kontrak akan semakin dipercepat.
