BlockBeats melaporkan, pada 30 Juli, menurut siaran央视, Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat pada 29 Juli waktu setempat mengumumkan bahwa perusahaan eksplorasi luar angkasa Amerika Serikat (SpaceX) baru saja memperoleh kontrak senilai 1,6 miliar dolar AS untuk melaksanakan 18 misi peluncuran roket Falcon 9 sebelum akhir 2027, membawa satelit militer untuk mendeteksi dan melacak target udara.
Harga saham SpaceX setelah jam perdagangan AS naik ringan 0,31%.
