SpaceX semakin mendekati apa yang bisa menjadi IPO terbesar
Perubahan tersebut penting karena SpaceX dilaporkan sedang mempertimbangkan alokasi ritel yang tidak biasa besar. Reuters mengatakan perusahaan mungkin menyisihkan hingga 30% dari IPO untuk investor ritel, jauh di atas kisaran normal 5% hingga 10% yang biasa terlihat dalam banyak daftar besar. Sebagian besar alokasi tersebut diperkirakan akan pergi ke klien berkekayaan tinggi dan kekayaan pribadi yang dilayani oleh bank penjamin emisi, sementara sisa bagian ritel yang dikelola sendiri kini menjadi fokus persaingan di antara perusahaan pialang.
Keputusan tersebut tampaknya terkait dengan struktur transaksi, bukan hanya permintaan pelanggan. Morgan Stanley adalah penjamin emisi utama dalam IPO SpaceX, dan ETrade merupakan bagian dari platform broker Morgan Stanley. Hal ini memberi ETrade keuntungan langsung karena penjamin emisi sering mengarahkan permintaan ritel melalui saluran mereka sendiri. Reuters melaporkan bahwa struktur internal ini bisa menggeser Robinhood dan SoFi, meskipun kedua perusahaan tersebut telah menjadi peserta rutin dalam IPO berperingkat tinggi.
Mengapa E*Trade Memiliki Keunggulan Dalam Permainan
Posisi ETrade berasal dari kaitannya dengan Morgan Stanley, yang mengakuisisi platform tersebut pada tahun 2020. Reuters melaporkan bahwa Morgan Stanley diharapkan akan mengarahkan sebagian besar pesan ritel AS berukuran kecil melalui ETrade, mengikuti model yang telah digunakan dalam kesepakatan sebelumnya. Perjanjian tersebut akan memungkinkan underwriter utama untuk mempertahankan lebih banyak aliran ritel dalam jaringannya sendiri.
Fidelity juga memiliki basis ritel yang mapan dan tetap dalam pembicaraan untuk peran distribusi, menurut Reuters. Hal ini menciptakan tekanan tambahan pada Robinhood dan SoFi, yang tidak terkait dengan bank-underwriter. Sementara perusahaan-perusahaan tersebut terus mencari tempat dalam penawaran tersebut, posisi mereka tampak lebih lemah karena SpaceX memberikan prioritas pada broker yang terhubung dengan kelompok perbankan inti kesepakatan tersebut.
Struktur ini membantu menjelaskan mengapa saham Robinhood mengalami tekanan setelah laporan tersebut. Jika Robinhood kehilangan akses ke peran ritel dalam daftar sebesar ini, perusahaan akan melewatkan acara pasar yang terlihat yang bisa mendorong aktivitas perdagangan dan keterlibatan pelanggan. SoFi menghadapi tantangan yang sama, karena kedua perusahaan tersebut berusaha mendapatkan tempat di salah satu penawaran umum paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir.
IPO SpaceX Scale Menaikkan Taruhan
Pertarungan ritel terjadi di latar belakang daftar yang diusulkan sangat besar. Laporan menunjukkan bahwa SpaceX menargetkan penggalangan dana sebesar $75 miliar dengan valuasi sekitar $1,75 triliun. Jika diselesaikan dengan syarat-syarat tersebut, daftar ini akan melebihi IPO Saudi Aramco senilai $29 miliar dan masuk di antara penawaran umum terbesar dalam sejarah keuangan.
Penilaian semacam itu juga akan menempatkan SpaceX di antara perusahaan publik paling bernilai segera setelah pencatatan. Hal ini membuat akses ritel lebih penting dari biasanya, karena partisipasi broker dalam transaksi sebesar ini dapat memengaruhi pertumbuhan klien, aliran pesanan, dan visibilitas merek. SpaceX juga diharapkan menarik permintaan kuat karena basis ritel besar Elon Musk dan profil perusahaan di pasar peluncuran, satelit, dan pertahanan.
Perusahaan dilaporkan menargetkan pencatatan pada akhir tahun ini, dengan beberapa laporan menunjukkan kemungkinan pengajuan pada April dan jendela debut pada Juni. Reuters mencatat bahwa rencana alokasi ritel belum final dan masih bisa berubah, sehingga Robinhood dan SoFi belum secara resmi dikeluarkan.
Perubahan Aturan Nasdaq Bisa Menambah Permintaan Lebih Banyak
Faktor lain yang mendukung minat terhadap IPO adalah aturan baru Nasdaq rule yang dapat mempercepat daftar perusahaan besar masuk ke Nasdaq 100. Berdasarkan perubahan ini, perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang berada di antara 40 besar anggota Nasdaq-100 dapat ditambahkan dalam waktu 15 hari perdagangan setelah pencatatan. Itu jauh lebih cepat daripada jadwal sebelumnya yang sekitar tiga bulan.
Bagi SpaceX, hal ini penting karena masuknya ke dalam indeks dapat memicu pembelian paksa oleh dana indeks dan ETF yang melacak Nasdaq-100. Jika SpaceX mencatatkan diri mendekati valuasi yang dilaporkan sebesar $1,75 triliun, kemungkinan besar akan memenuhi syarat dengan cepat di bawah aturan baru. Prospek ini menambah alasan lain mengapa peran broker mendapat perhatian ketat.
Robinhood dan SoFi belum secara resmi dikeluarkan, dan Reuters mengatakan rencana belum final. Kedua perusahaan tetap dalam pembicaraan dengan SpaceX dan masih bisa menerima sebagian dari penjualan eceran. Meski demikian, arah saat ini menunjukkan bahwa saluran yang terkait dengan underwriter mungkin mendominasi alokasi tiket kecil.
