SpaceX Melaporkan Kerugian Bitcoin $540 Juta di Tengah Penurunan Harga BTC 33% pada Q2 2026

iconFinbold
Bagikan
AI summary iconRingkasan
SpaceX melaporkan kerugian sebesar $539 juta pada portofolio bitcoin-nya pada Q2 2026, karena harga bitcoin hari ini turun 33% dari $88.341 menjadi $58.533. Nilai portofolio BTC perusahaan turun dari $1,637 miliar menjadi $1,098 miliar selama kuartal tersebut. Meskipun mengalami kerugian, SpaceX masih memegang keuntungan yang belum direalisasi sebesar $437 juta, karena bitcoin telah mengalami apresiasi 66,1% dari harga pembeliannya.

Meskipun Space Exploration Technologies Corp. (NASDAQ: SPCX) mengalahkan ekspektasi Wall Street dalam laporan laba kuartal perdana, SpaceX melaporkan kerugian hampir $540 juta pada posisi Bitcoin (BTC).

SpaceX melihat simpanan bitcoin-nya mengalami kerugian sebesar $539 juta, dari $1,637 miliar pada 31 Desember 2025, menjadi $1,098 miliar pada akhir kuartal kedua 2026, menurut sebuah filing dengan Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat. Oleh karena itu, nilai BTC perusahaan turun sebesar 32,9% selama paruh pertama 2026.

Pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan juga memegang 18.712 unit bitcoin dengan dasar biaya sebesar $661 juta dan nilai wajar masing-masing $1.098 juta dan $1.637 juta,” demikian dicatat dalam dokumen tersebut.

Meskipun demikian, SpaceX menutup kuartal kedua 2026 dengan laba tidak terwujud bersih sepanjang masa sebesar $437 juta dari kepemilikan bitcoin-nya. Dengan demikian, perusahaan melaporkan total laba sekitar 66,1% sejak memperoleh BTC.

Penurunan signifikan harga bitcoin pada paruh pertama tahun ini memicu kerugian aset digital perusahaan. Selain itu, harga BTC dibuka pada perdagangan Januari sekitar $88.341 dan ditutup pada 30 Juni di $58.533, atau penurunan sebesar 33%.

Prospek kepemilikan bitcoin SpaceX

Sebelum SpaceX mengajukan IPO Juni, perusahaan tersebut secara terbuka mengungkapkan 8.285 BTC, yang telah dipegang sejak mengurangi staking dari 25.725 pada akhir Agustus.

Pemegangan BTC SpaceX. Sumber: BitcoinTreasuries

Dengan demikian, SpaceX berada di peringkat ke-8 di antara perusahaan dengan kas bitcoin yang terdaftar publik, berdasarkan data dari BitcoinTreasuries. Pada waktu pelaporan, perusahaan unicorn yang dipimpin Elon Musk memiliki lebih banyak BTC daripada Coinbase Global Inc. (NASDAQ: COIN), Tesla Inc. (NASDAQ: TSLA), dan Trump Media & Technology Group Corp. (NASDAQ: DJT), yang masing-masing memegang 17.311 BTC, 11.509 BTC, dan 9.542 BTC.

Dalam jangka panjang, kepemilikan bitcoin oleh SpaceX dapat memengaruhi prospek harga saham, terutama sentimen bullish yang didorong oleh adopsi mainstream aset kripto unggulan sebagai alat penyimpan nilai.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.