Odaily Planet Daily melaporkan bahwa saham SpaceX berkinerja relatif stabil pada hari Kamis, setelah masa lock-up agreement yang membatasi penjualan saham oleh internal berakhir, melepaskan hingga sekitar 911,5 juta saham dengan nilai sekitar $100 miliar berdasarkan valuasi saat ini.
Data perdagangan menunjukkan bahwa harga saham SpaceX bergerak dalam rentang fluktuasi kurang dari 3% pada sesi awal, dengan pasar sedang menyerap tekanan penjualan potensial dari pelepasan saham besar-besaran ini. Volume perdagangan dalam 30 menit pertama setelah pembukaan mencapai hampir 93 juta saham, atau sekitar 40% dari total volume perdagangan hari sebelumnya.
Pelepasan saham ini terjadi tak lama setelah SpaceX mengumumkan laporan keuangan pertamanya. Sebelumnya, karena investor khawatir terhadap skala investasi perusahaan dalam bisnis kecerdasan buatan yang lebih tinggi dari perkiraan, harga saham SpaceX sempat turun sekitar 14%. Namun, sebagian besar analis Wall Street tetap mempertahankan pandangan optimis jangka panjang terhadap perusahaan.
Fokus pasar mencakup rencana investasi masa depan SpaceX di bidang AI, internet satelit, dan bisnis komunikasi seluler. Meskipun menghadapi tekanan pengeluaran modal jangka pendek, para analis percaya bahwa kepemimpinan perusahaan di bidang peluncuran roket, jaringan satelit Starlink, dan industri antariksa komersial tetap menjadi faktor penting yang mendukung valuasi jangka panjangnya.
Pelepasan saham senilai sekitar $100 miliar ini juga menjadi peristiwa penting dalam menguji kepercayaan investor setelah peluncuran SpaceX. Harga saham tidak mengalami fluktuasi besar, menunjukkan bahwa pasar telah memiliki ekspektasi tertentu terhadap pelepasan likuiditas oleh pemegang saham internal. (Bloomberg)
