Berita Huo Xing Ke Jin melaporkan bahwa pada 22 Juli, investor ritel Korea sedang kembali membeli besar-besaran kontrak perbedaan (CFD) berisiko tinggi. Menurut data Asosiasi Investasi Keuangan Korea, hingga 21 Juli, volume posisi CFD Korea telah meningkat menjadi sekitar 3,3 triliun won Korea (sekitar 2,2 miliar dolar AS), naik hampir dua pertiga dibandingkan satu tahun lalu. Data menunjukkan bahwa SK Hynix dan Samsung Electronics menjadi aset paling banyak dipakai oleh investor ritel Korea untuk taruhan berisiko tinggi. Dalam setahun terakhir, posisi CFD SK Hynix melonjak hampir 2.500% menjadi 235 miliar won Korea, sementara posisi CFD Samsung Electronics meningkat menjadi sekitar 217 miliar won Korea, atau lima kali lipat dari sebelumnya. CFD memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur penuh terhadap aset dasar dengan hanya membayar margin sekitar 40%, tetapi investor tidak secara langsung memegang saham tersebut. Para analis menunjukkan bahwa ketika pasar turun dan memicu permintaan tambahan margin, saham tunai yang dipegang oleh bank untuk lindung nilai risiko mungkin juga segera dijual, sehingga memperbesar volatilitas pasar. Kekhawatiran pasar adalah bahwa risiko CFD, jika digabungkan dengan produk lain seperti margin trading dan ETF berisiko tinggi, dapat menciptakan efek domino penutupan posisi selama penyesuaian pasar. Institut Pasar Modal Korea menyatakan bahwa jika sejumlah besar posisi berisiko tinggi terkonsentrasi pada satu arah dan investor tidak mampu menambah margin, penutupan paksa akan semakin memperburuk volatilitas pasar. Korea pernah mengalami kebangkrutan massal posisi CFD ritel pada 2023, yang menyebabkan beberapa saham mengalami penurunan beruntun hingga batas bawah dan memicu tindakan pengawasan regulator. Para analis percaya bahwa dengan kembalinya investor ritel Korea ke perdagangan berisiko tinggi, risiko serupa kini kembali menjadi perhatian pasar.
Investor ritel Korea Selatan meningkatkan posisi CFD leverage tinggi menjadi 33 triliun Won
MarsBitBagikan
Investor ritel Korea Selatan meningkatkan perdagangan leverage pada CFD dengan leverage tinggi, mendorong total posisi mencapai 33 triliun won pada 21 Juli 2026, naik 67% secara tahunan. SK Hynix dan Samsung Electronics mendominasi daftar tersebut, dengan posisi CFD meningkat hampir 2500% dan lima kali lipat, masing-masing. Para analis memperingatkan bahwa menggabungkan perdagangan leverage dengan margin dan ETF berleverage dapat memperburuk volatilitas, terutama jika rasio risiko-imbangan menjadi tidak menguntungkan selama penurunan pasar.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.