Korea Selatan Mengungkap Skema Pencucian Uang Kripto Sebesar 101,7 Juta Dolar

iconCoinomedia
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Korea Selatan melakukan penindakan terhadap skema pencucian uang berita kripto senilai 101,7 juta dolar, menurut Coinomedia. Kelompok tersebut menggunakan dompet lintas batas dan rekening bank untuk memindahkan dana, menghindari regulasi. Mereka mengubah fiat menjadi kripto di platform lokal, mengirimkannya ke bursa asing, dan memasukkannya kembali sebagai transaksi legal. Ahli kripto hari ini mencatat kasus ini mungkin mengarah pada pengawasan yang lebih ketat. Otoritas memberikan kredit pada alat pelacakan yang lebih baik dan kerja tim antar lembaga atas penemuan ini.
Korea Selatan Mengungkap Kasus Pencucian Uang Kripto Sebesar 101 Juta Dolar
  • $101,7M kripto diduga dicuci di Korea Selatan
  • Operasi menggunakan dompet lintas batas dan rekening bank
  • Otoritas memperketat pemantauan dan regulasi kripto

Lingkaran Pencucian Uang Kripto Besar Dibongkar di Korea Selatan

Layanan Bea Cukai Korea Selatan telah mengungkapkan sebuah kasus pencucian uang kripto besar yang melibatkan lebih dari 101,7 juta dolar AS. Otoritas menuduh bahwa jaringan kriminal menggunakan dompet digital lintas batas dan rekening bank untuk menyembunyikan serta memindahkan dana ilegal, menghindari regulasi keuangan dan memanfaatkan sifat kripto yang lintas yurisdiksi.

Operasi tersebut dilaporkan melibatkan metode lapisan yang kompleks—mentransfer dana antara dompet dan rekening luar negeri yang beragam untuk mempersulit pelacakan. Dengan menyamar sumber dana, kelompok tersebut berusaha menyembunyikan hasil dari aktivitas ilegal, termasuk transaksi valuta asing ilegal.

Bagaimana Skema Ini Bekerja

Penyelidik percaya kelompok tersebut memindahkan jumlah uang besar dengan mengubah uang fiat menjadi cryptocurrency melalui platform domestik. Aset-aset ini kemudian dikirim ke bursa asing dan dikonversi kembali menjadi uang fiat untuk disetorkan ke rekening bank di luar negeri. Dari sana, dana kembali masuk ke Korea Selatan melalui berbagai saluran dengan tampilan transaksi sah.

Jenis pencucian uang ini terutama sulit dideteksi karena sifat anonim dan terdesentralisasi dari kripto. Namun, berkat teknologi pelacakan yang ditingkatkan dan kerja sama antar lembaga, otoritas Korea Selatan berhasil mengungkap skema tersebut.

TERKINI: Badan Kepabeanan Korea Selatan mengungkap operasi pencucian uang kripto yang diduga bernilai 101,7 juta dolar menggunakan dompet lintas batas dan rekening bank. pic.twitter.com/gJsJ4Nkm6A

— Cointelegraph (@Cointelegraph) 19 Januari 2026

Penegakan Regulasi di Ambang Pintu

Kasus yang menarik perhatian tinggi ini diharapkan memicu regulasi yang lebih ketat dan pengawasan yang lebih kuat di sektor kripto Korea Selatan. Regulator kemungkinan akan meningkatkan pemantauan terhadap transfer lintas batas dan menerapkan persyaratan kepatuhan yang lebih ketat terhadap bursa dan lembaga keuangan.

Dengan meningkatnya adopsi kripto, pejabat Korea Selatan bertujuan untuk menyeimbangkan inovasi dengan pengawasan regulasi yang ketat untuk mencegah penyalahgunaan aset digital untuk tujuan kriminal.

Baca Juga:

Postingan Korea Selatan Mengungkap Kasus Pencucian Uang Kripto Sebesar 101 Juta Dolar muncul pertama kali pada CoinoMedia.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.