Simile, sebuah startup AI yang berasal dari Stanford, telah menutup putaran pendanaan Seri A senilai $100 juta yang dipimpin oleh Index Ventures. Putaran ini juga mendapat dukungan dari Bain Capital Ventures, Hanabi Capital, dan sejumlah tokoh ternama di bidang AI, termasuk mantan kepala AI Tesla Andrej Karpathy dan profesor Stanford Fei-Fei Li.
Pitch perusahaan: membangun model dasar yang menciptakan digital twin dari manusia nyata, mensimulasikan cara orang berpikir, merasa, dan merespons berbagai rangsangan. Bayangkan ini sebagai membangun masyarakat sintetis dalam perangkat lunak, yang dilatih dengan data manusia nyata, yang dapat digunakan perusahaan untuk memprediksi perilaku sebelum terjadi di dunia nyata.
Apa yang sebenarnya dilakukan Simile
Pada intinya, Simile membangun simulasi berbasis AI terhadap perilaku manusia dan dinamika sosial. Platform ini dilatih menggunakan dataset luas tentang interaksi manusia nyata, lalu menghasilkan replika digital yang mampu memprediksi reaksi emosional, preferensi konsumen, dan respons sosial yang lebih luas.
Aplikasi tersebut mencakup analisis konsumen, strategi pemasaran, peramalan keuangan, dan perencanaan kebijakan.
Frensi pendanaan AI terus berlanjut
Index Ventures yang memimpin putaran ini patut diperhatikan. Perusahaan ini memiliki rekam jejak dalam mendukung perusahaan-perusahaan yang akhirnya mendefinisikan kategori, mulai dari Figma hingga Roblox.
Perusahaan belum mengungkapkan valuasi secara publik setelah pengumuman Seri A.
Apa artinya ini bagi investor kripto dan aset digital
Simile bukan perusahaan kripto. Tidak memiliki token, tidak ada integrasi blockchain, dan tidak ada rencana jelas untuk memasuki ruang aset digital.
Protokol AI terdesentralisasi yang berfokus pada pasar data, generasi data sintetis, dan pemodelan perilaku mungkin akan diverifikasi atau menjadi tidak relevan karena pesaing terpusat yang didanai dengan baik seperti Simile.
