- Arus keluar SHIB mendekati 490 miliar token sementara cadangan terus menurun.
- Harga SHIB tetap terperangkap di bawah resistensi meskipun tren aktivitas self-custody meningkat.
- Analis memantau momentum yang melemah sementara investor mengurangi tingkat tekanan penjualan di bursa.
Pemegang Shiba Inu dengan cepat memindahkan miliaran token SHIB dari bursa sementara aset ini terus diperdagangkan di bawah tekanan bearish yang berat. Data on-chain kini menunjukkan saldo bursa menurun tajam meskipun SHIB kesulitan memulihkan level resistance utama.
Menurut metrik CryptoQuant, hampir 490 miliar SHIB baru-baru ini keluar dari bursa terpusat saat investor memindahkan aset ke dompet pribadi. Secara bersamaan, cadangan bursa terus menurun, mengurangi jumlah SHIB yang tersedia untuk aktivitas penjualan segera.
Biasanya, para trader memindahkan token ke bursa selama kondisi pasar yang lemah untuk mempersiapkan likuidasi. Namun, aktivitas blockchain saat ini mencerminkan perilaku yang berlawanan. Akibatnya, analis pasar memantau apakah pemegang besar sedang mengakumulasi secara diam-diam meskipun harga terus melemah.
Sementara itu, SHIB tetap terjebak di bawah indikator teknis utama setelah kehilangan dukungan dari struktur wedge naik. Token ini berulang kali gagal merebut kembali resistensi di dekat rata-rata bergerak 200-hari, sementara indikator momentum terus melemah selama sesi-sesi terbaru. Selain itu, Relative Strength Index bergerak lebih dekat menuju zona oversold, meningkatkan tekanan pada struktur jangka pendek aset tersebut.
Juga Baca: Cardano Menghadapi Pemberontakan Internal saat Hoskinson Dorong Tinjauan DAO Mendesak
Cadangan Bursa Terus Menurun di Berbagai Platform Perdagangan
Data cadangan bursa lebih memperjelas divergensi tidak biasa yang terbentuk seputar perilaku pasar SHIB saat ini. Jumlah total SHIB yang disimpan di bursa terus menurun secara stabil meskipun volatilitas meningkat di seluruh pasar kripto. Selain itu, arus bersih bursa tetap negatif karena lebih banyak token yang meninggalkan platform perdagangan daripada yang masuk.
Biasanya, penurunan harga yang disertai sentimen bearish memicu peningkatan aliran masuk ke bursa karena para pedagang mencari akses yang lebih mudah terhadap likuiditas. Namun, pemegang SHIB kini tampak lebih fokus pada self-custody dan penyimpanan jangka panjang daripada aktivitas penjualan segera.
Beberapa analis percaya tren ini mungkin merepresentasikan posisi menjelang reli meme coin lainnya di tahap selanjutnya siklus pasar. Selain itu, meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan dan kondisi likuiditas bursa juga dapat mendorong investor untuk memindahkan aset mereka dari platform terpusat.
Sebagai kesimpulan, SHIB terus menghadapi kelemahan teknis sementara miliaran token secara perlahan meninggalkan bursa. Divergensi ini kini memicu spekulasi bahwa pemegang besar mungkin mengantisipasi kondisi pasar yang lebih kuat meskipun tekanan penurunan masih berlanjut.
Juga Dibaca: Hyperliquid Menolak Kekhawatiran Dilusi Besar saat HYPE Mencatat Rekor Harga Baru
Pos Pemegang Shiba Inu Menarik Miliaran dari Bursa saat SHIB Menghadapi Kolaps Besar pertama kali muncul di 36Crypto.


