Tujuh perusahaan penambangan Bitcoin terkemuka bergabung dalam kelompok kerja untuk mempercepat adopsi protokol Stratum V2.
Pada 7 Mei 2026, Stratum V2 Working Group mengumumkan penambahan tujuh anggota baru: Antpool, Block Inc, F2Pool, Foundry, Spider Pool, MARA Foundation, dan DMND. Keikutsertaan operator-operator ini—yang semuanya merupakan pemain utama dalam ekosistem penambangan—menandai langkah penting menuju penerapan luas protokol Stratum V2 sebagai standar terbuka industri.
Kelompok kerja ini didirikan pada tahun 2022 oleh Brains dan Spiral, dengan tujuan mengembangkan dan memelihara Stratum V2 sebagai spesifikasi terbuka dan netral terhadap pabrikan yang dapat digunakan oleh seluruh ekosistem penambangan Bitcoin. Protokol ini merupakan pembaruan terhadap Stratum asli yang memperkenalkan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi, privasi, keamanan, dan fungsionalitas yang secara langsung berdampak pada desentralisasi penambangan.
Fitur utama Stratum V2 meliputi: mendukung mekanisme manajemen klaster mesin penambang skala besar yang lebih efisien, menerapkan enkripsi end-to-end, dan memungkinkan penambang individu untuk membangun blok mereka sendiri. Fitur terakhir, yang didukung oleh pool partisipasi, dianggap sangat penting untuk mengurangi sentralisasi dalam pembangunan blok.
Andy Zhou, CEO Antpool, berkomentar tentang masalah anggota: "Kami merasa terhormat dapat mendukung penerapan lebih luas Stratum V2. Kolaborasi di sekitar standar terbuka dan saling berinteroperasi memungkinkan industri untuk bekerja sama secara lebih efisien dan mendorong peningkatan dalam hal efisiensi, keamanan, dan desentralisasi." Kenway Wang, CTO Spiderpool, menambahkan: "Desentralisasi adalah inti dari misi kami. Stratum V2 mendukung konsep ini dengan memungkinkan penambang membuat template sendiri, sekaligus meningkatkan efisiensi, terutama dalam lingkungan dengan bandwidth terbatas, yang sangat penting bagi para penambang."

