Sequoia Capital baru saja menulis cek senilai satu miliar dolar untuk sebuah startup energi nuklir. Kalimat itu saja sudah menunjukkan betapa dramatisnya pergeseran percakapan tentang energi dalam dua tahun terakhir.
Valar Atomics, perusahaan yang didirikan pada 2023 oleh CEO Isaiah Taylor, menutup putaran ekuitas Seri B senilai $1 miliar yang dipimpin oleh Sequoia, mendorong valuasi perusahaan menjadi $6 miliar setelah investasi. Putaran ini juga mencakup fasilitas kredit $200 juta dari Erebor dan pemberi pinjaman lainnya, memberikan perusahaan total dana sebesar $1,2 miliar untuk beralih dari prototipe ke produksi.
Dari demo ke lantai pabrik
Perusahaan ini mengembangkan reaktor modular kecil berpendingin gas suhu tinggi, atau SMR, yang menggunakan bahan bakar TRISO dan pendingin helium. Dalam bahasa Inggris: ini adalah reaktor nuklir kompak yang berjalan dengan partikel bahan bakar yang sangat tahan lama, dibungkus dalam lapisan keramik, didinginkan oleh gas inert alih-alih air. Desain ini dirancang untuk lebih aman, lebih sederhana, dan yang paling penting, dapat distandarkan.
Pendekatan Valar berfokus pada apa yang disebutnya "gigasite," kumpulan reaktor-reaktor ini yang ditempatkan bersama untuk menyediakan sejumlah besar daya. Pelanggan targetnya adalah pusat data AI, fasilitas industri, dan pabrik produksi hidrogen yang membutuhkan energi dasar yang andal tanpa bergantung pada jaringan tradisional.
Pada Juli 2026, perusahaan mencapai tonggak penting yang menarik perhatian investor: reaktornya berhasil menghasilkan daya yang cukup untuk menjalankan chip AI Nvidia.
Reaktor uji Ward 250, yang didukung oleh Departemen Energi AS, diharapkan dapat menunjukkan kritisitas, artinya mempertahankan reaksi berantai nuklir yang terkendali.
Trajektori pendanaan bercerita sebuah kisah
Kecepatan penggalangan dana Valar telah agresif, bahkan menurut standar Silicon Valley. Perusahaan ini mengumpulkan dana Seri A senilai $130 juta pada November 2025. Di awal 2026, perusahaan berhasil mengumpulkan tambahan $450 juta dengan valuasi $2 miliar. Sekarang, hanya beberapa bulan kemudian, valuasi perusahaan telah melipat tiga menjadi $6 miliar.
Mitri Sequoia, Shaun Maguire, akan bergabung dengan dewan Valar sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
Mengapa AI menarik nuklir kembali dari kematian
Pusat data AI sangat boros listrik. Pelatihan model bahasa besar dan menjalankan inferensi dalam skala besar memerlukan listrik yang konsisten, 24 jam sehari, yang tidak dapat disediakan secara andal oleh energi surya dan angin sendiri.
Permintaan listrik yang diproyeksikan dari beban AI saja diperkirakan akan melebihi 200 TWh pada tahun 2030. Untuk memberikan gambaran, angka ini kira-kira setara dengan total konsumsi listrik sebuah negara Eropa berukuran menengah.
Kebijakan pemerintah AS juga mendorong ke arah ini. Perintah eksekutif telah dikeluarkan untuk mempercepat penerapan energi nuklir, dan keterlibatan Departemen Energi dengan reaktor uji Valar menunjukkan adanya dorongan regulasi yang tidak ada lima tahun lalu.
