Senator Warren Meminta Penangguhan Aplikasi Izin Bank World Liberty Trust

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Senator Elizabeth Warren telah meminta Kantor Komisaris Mata Uang (OCC) untuk menunda permohonan izin bank milik World Liberty Trust Co. hingga keluarga Trump keluar dari kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Warren menyebut adanya potensi konflik kepentingan yang terkait dengan peraturan CFT dan pengawasan aset berisiko. Dalam surat yang ditujukan kepada Komisaris OCC Jonathan Gould, ia menekankan pentingnya Dewan Perwakilan Rakyat menangani isu-isu ini dalam rancangan undang-undang yang sedang dipertimbangkan, termasuk Rancangan Undang-Undang GENIUS. Komite Perbankan Senat, yang dipimpin oleh Warren, akan meninjau rancangan undang-undang tersebut dalam sidang mendatang.

Menurut laporan BlockBeats, pada 14 Januari, Senator Amerika Serikat Elizabeth Warren meminta agar proses pengajuan lisensi bank kepercayaan Amerika Serikat oleh World Liberty Trust Co. dihentikan sementara, hingga Presiden Trump memisahkan saham keluarganya dalam bisnis aset digital yang terkait.


Warren mengirim surat pada Selasa kepada Direktur Otoritas Pengawas Mata Uang, Jonathan Gould. Perusahaan terkait World Liberty Financial Inc. sedang mengajukan lisensi ke lembaga tersebut, yang akan memungkinkan mereka menerbitkan stablecoin USD1 secara langsung jika disetujui. Dalam suratnya, Warren meminta Gould untuk menunda proses persetujuan selama Trump masih memiliki saham yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. "Kami belum pernah melihat konflik kepentingan finansial atau masalah korupsi dalam skala ini," tulis Warren dalam suratnya, "Kongres AS gagal menyelesaikan masalah-masalah ini ketika mereka menyetujui Undang-Undang GENIUS, sehingga Senat harus memikul tanggung jawab untuk menangani konflik kepentingan nyata dan serius ini saat meninjau perundang-undangan struktur pasar kripto."


Warren adalah anggota Partai Demokrat utama di Komite Perbankan Senat, dan rancangan undang-undang tersebut dijadwalkan akan diadakan sidang dengar pendapat pada hari Kamis. Naskah rancangan undang-undang yang dirilis pada Senin malam hari tidak mencakup ketentuan tata kelakuan etika pemerintah yang diminta oleh senator Demokrat dalam proses negosiasi yang panjang. Sampai saat ini, belum jelas bagaimana masalah ini akan diatasi, mengingat komite segera akan meninjau revisi dan mungkin memberikan suara untuk mengirimkan RUU tersebut ke sidang penuh Senat.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.