Panel Senat Mempertimbangkan Undang-Undang CLARITY di Tengah Perdebatan Imbal Hasil Stablecoin

iconCryptoBriefing
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Regulasi stablecoin menjadi pusat perhatian seiring Komite Perbankan Senat bersiap untuk membahas RUU CLARITY. Usulan bipartisan oleh Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks akan melarang imbal hasil pasif pada stablecoin pembayaran, tetapi mengizinkan imbalan berbasis aktivitas. RUU tersebut, yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan pada Juli 2025, menimbulkan kekhawatiran dari bank-bank mengenai tekanan kompetitif. Ketentuan-ketentuan tersebut dapat memengaruhi model imbal hasil DeFi dan kepatuhan terhadap CFT (Pencegahan Pendanaan Terorisme).

Komite Perbankan Senat bersiap untuk membahas RUU CLARITY, dan industri perbankan ingin memastikan stablecoin tidak terlalu mirip dengan rekening Tabungan. Sebuah koalisi kelompok perbankan besar, termasuk American Bankers Association, secara aktif melobi menentang ketentuan yang memungkinkan penerbit stablecoin menawarkan pembayaran apa pun yang menyerupai bunga kepada pemegangnya.

Kompromi Tillis-Alsobrooks

Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks berhasil merundingkan kesepakatan bipartisan yang berusaha mencari titik tengah. Kompromi tersebut melarang imbal hasil sejenis bunga pasif pada stablecoin pembayaran, yaitu pengembalian yang bersifat "set-it-and-forget-it" yang akan membuat stablecoin berfungsi identik dengan setoran bank. Yang diizinkan: imbalan berbasis aktivitas yang terkait dengan perdagangan atau penggunaan platform.

Senator Tillis menggambarkan kompromi tersebut sebagai firewall. Kesepakatan itu, menurutnya, mencegah imbalan stablecoin meniru bunga setoran bank.

Koalisi perbankan secara khusus menargetkan Bagian 404 dari RUU tersebut. Argumen mereka: ketentuan tersebut sebagaimana awalnya ditulis berisiko menyebabkan pelarian setoran dan dapat melemahkan basis modal yang menjadi andalan bank komunitas dan pemberi pinjaman regional.

Jadwal dan momentum legislatif

Komite Perbankan Senat telah menjadwalkan pembahasan untuk minggu 11 Mei, dengan kemungkinan pemungutan suara komite ditargetkan pada 14 Mei 2026. Kepemimpinan Senat mendorong percepatan persetujuan, bertujuan untuk membawa RUU tersebut ke pemungutan suara penuh di ruang sidang Senat pada pertengahan Mei.

Undang-Undang CLARITY telah melewati rintangan signifikan di Dewan Perwakilan, yang mengesahkan versinya pada Juli 2025 dengan suara bipartisan 294-134. Pertanyaan mengenai imbal hasil—khususnya seberapa besar return yang diizinkan diberikan penerbit stablecoin kepada pemegangnya—menjadi titik yang menunda tindakan Senat selama berbulan-bulan.

Tujuan lebih luas dari undang-undang ini adalah untuk menetapkan kerangka regulasi yang jelas bagi penerbit stablecoin. Saat ini, regulasi stablecoin di AS merupakan kumpulan lisensi transmisi uang tingkat negara bagian dan panduan federal yang tidak resmi. Undang-Undang CLARITY akan menciptakan kerangka federal yang terpadu, memberikan penerbit satu set aturan tunggal untuk diikuti, bukan harus menavigasi 50 rezim negara bagian yang berbeda.

Apa artinya ini bagi investor dan pasar stablecoin

Batasan imbal hasil, jika tetap bertahan setelah revisi, akan mengubah cara penerbit stablecoin bersaing untuk menarik pengguna. Perusahaan seperti Circle dan Tether saat ini tidak mentransfer bunga yang mereka peroleh dari aset cadangan kepada pemegang stablecoin. Entitas baru dan protokol DeFi telah menguji coba stablecoin yang menghasilkan imbal hasil, dan produk-produk tersebut akan menghadapi kendala signifikan di bawah kerangka Tillis-Alsobrooks.

Bagi bank tradisional, kompromi ini merupakan kemenangan sebagian. Mereka menginginkan larangan total terhadap imbal hasil stablecoin. Mereka mendapatkan larangan terhadap jenis imbal hasil yang paling langsung bersaing dengan rekening setoran. Pengecualian untuk imbal berbasis aktivitas tetap menciptakan tekanan kompetitif, tetapi ini adalah jenis tekanan yang lebih familiar bagi bank untuk dikelola.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.