- SEC menyetujui pengajuan merger Securitize sebelum pemungutan suara pemegang saham pada Juni.
- Perusahaan tokenisasi mengelola aset senilai $4 miliar dan 650 dana.
- Kemitraan dengan NYSE, dukungan dari BlackRock, dan volume yang kuat mendukung pertumbuhan.
Securitize telah melangkah lebih dekat menuju menjadi perusahaan yang terdaftar di bursa setelah menerima persetujuan regulasi penting terkait rencana merger dengan Cantor Equity Partners II. Perkembangan ini menempatkan salah satu perusahaan tokenisasi terbesar pada jalur menuju debut di pasar saham, sementara minat terhadap infrastruktur keuangan berbasis blockchain terus meningkat di kalangan institusi besar.
Perusahaan mengumumkan pada hari Jumat bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat menyatakan Pernyataan Pendaftaran S-4-nya berlaku. Akibatnya, pemegang saham Cantor Equity Partners II akan memberikan suara mengenai merger yang diusulkan selama rapat khusus yang dijadwalkan pada 29 Juni. Jika pemegang saham menyetujui transaksi ini dan syarat-syarat penutupan lainnya terpenuhi, transaksi ini diperkirakan akan selesai segera setelah rapat. Setelah selesai, entitas gabungan akan beroperasi sebagai Securitize Corp. dan diperdagangkan di New York Stock Exchange dengan simbol ticker SECZ.
Milestone ini tiba seiring penerimaan tokenisasi yang semakin luas di sektor keuangan tradisional. Manajer aset besar dan lembaga keuangan semakin mengeksplorasi teknologi blockchain untuk merepresentasikan aset dunia nyata dalam bentuk digital. Akibatnya, perusahaan yang menyediakan infrastruktur tokenisasi telah menarik perhatian yang semakin besar dari para investor dan peserta pasar.
Carlos Domingo, chief executive officer of Securitize, menggambarkan persetujuan SEC sebagai langkah penting bagi perusahaan dan sektor tokenisasi secara lebih luas. Ia mengatakan pencatatan publik akan membantu Securitize memperluas infrastruktur secara global seiring semakin terintegrasinya aset tertokenisasi ke dalam pasar keuangan.
Juga Baca; Peramal XRP 700% Berbicara Tentang Apa yang Salah dengan Kripto di 2026
Strategi tokenisasi institusional mendapatkan momentum
Cantor Equity Partners II adalah perusahaan akuisisi tujuan khusus yang disponsori oleh afiliasi Cantor Fitzgerald. Perusahaan jasa keuangan ini memiliki hubungan erat dengan Menteri Perdagangan AS saat ini, Howard Lutnick. Sementara itu, Securitize telah menetapkan dirinya sebagai peserta utama di pasar aset tertokenisasi. Perusahaan ini mengawasi lebih dari $4 miliar aset tertokenisasi dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga termasuk BlackRock, Apollo, KKR, Hamilton Lane, dan VanEck.
Selain itu, Securitize menyediakan layanan kepada sekitar 650 dana investasi melalui divisi Securitize Fund Services. Skala ini menempatkan perusahaan di antara perusahaan paling aktif yang menghubungkan keuangan tradisional dengan infrastruktur berbasis blockchain.
Inisiatif terbaru semakin menonjolkan strategi ekspansinya. Dalam beberapa bulan terakhir, Securitize mengumumkan kemitraan dengan New York Stock Exchange untuk mengembangkan platform perdagangan ekuitas yang ditokenisasi. Selain itu, perusahaan ini bermitra dengan Computershare untuk mendukung saham yang ditokenisasi yang disponsori penerbit dan produk terkait. Perusahaan juga terus mencatat aktivitas bisnis yang signifikan. Selama kuartal pertama tahun ini, Securitize melaporkan volume transaksi sebesar $1,9 miliar. Sebelumnya, perusahaan ini mengamankan pendanaan strategis sebesar $47 juta selama putaran investasi 2024 yang dipimpin oleh BlackRock.
Kesimpulan
Pemungutan suara pemegang saham pada 29 Juni mendatang merupakan ujian besar bagi ambisi pasar publik Securitize. Jika disetujui, merger ini akan menciptakan salah satu perusahaan tokenisasi berskala besar yang terdaftar di bursa AS utama, berpotensi meningkatkan visibilitas sektor aset digital yang berkembang pesat.
Juga Baca; Hong Kong Memperluas Ambisi Obligasi Ter-tokenisasi Dengan Grup Ahli Industri Baru
Pos Securitize Semakin Dekat dengan Daftar Publik Seiring Mendekatnya Voting SPAC pertama kali muncul di 36Crypto.
