SEC Menunda Rencana Saham Ter-tokenisasi, Bitcoin Longs Dilikuidasi $296 Juta

icon币界网
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita bitcoin muncul pada 22 Mei ketika SEC AS menunda pengecualian saham tertokenisasi, memicu pergerakan pasar yang tajam. Analisis bitcoin dari CoinGlass menunjukkan likuidasi panjang senilai $320 juta, dengan $296 juta berasal dari bitcoin. BTC jatuh ke $76.000, dan ETF spot mengalami arus keluar selama enam hari. Penundaan ini memperlambat kemajuan saham tertokenisasi di AS.
Berita CoinWorld:

Setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menunda rencana pengecualian untuk aset saham ter-tokenisasi yang semula dijadwalkan diluncurkan segera, pasar kripto melemah signifikan pada 22 Mei. Media asing mengutip sumber yang mengetahui hal itu, menyatakan bahwa SEC awalnya mempertimbangkan memberikan pengecualian yang lebih luas bagi perusahaan kripto AS yang berdagang aset ter-tokenisasi yang terkait dengan saham AS, namun rencana tersebut ditunda sementara.

Pembukaan posisi panjang secara terkonsentrasi

Setelah berita itu beredar, bitcoin sempat jatuh ke level $76.000, melanjutkan tekanan jual dari minggu sebelumnya. Data CoinGlass menunjukkan bahwa total likuidasi posisi long di pasar kripto pada hari itu mencapai sekitar $320 juta, dengan sekitar $296 juta berasal dari posisi long.

  • Pasar kripto mengalami likuidasi posisi panjang sekitar $320 juta
  • Di antaranya, posisi panjang mencapai sekitar US$296 juta
  • Bitcoin sempat jatuh menuju $76.000

Ekspektasi saham tertokenisasi melambat

Fluktuasi ini pertama kali muncul di pasar derivatif. Sebelumnya, sebagian trader telah memposisikan diri sebelumnya dengan mengantisipasi kemungkinan regulator membuka ruang untuk perdagangan saham tertokenisasi, sehingga setelah pengumuman tersebut, posisi long berisiko tinggi segera ditutup, memperbesar penurunan harga.

Yang dimaksud dengan saham tertokenisasi adalah produk perdagangan digital yang nilainya terkait dengan harga saham AS, yang disediakan dalam bentuk blockchain. Saat ini, beberapa platform di luar Amerika Serikat telah menyediakan produk terkait kepada pengguna non-AS, memungkinkan mereka untuk mengakses aset saham AS seperti Apple dan Tesla melalui bentuk on-chain.

Arus keluar ETF terus memberikan tekanan

Jika SEC menyetujui pengecualian yang lebih luas, platform kripto yang terdaftar di AS juga dapat memasuki pasar ini. Sebelumnya, pasar secara umum percaya bahwa hal ini akan membuka ruang pertumbuhan yang lebih besar untuk sekuritas tertokenisasi. Penundaan ini berarti percepatan pengembangan bisnis terkait di AS kembali melambat.

Selain berita regulasi, arus dana ETF spot bitcoin juga memberikan tekanan simultan. Laporan menyebutkan bahwa ETF bitcoin telah mengalami arus dana bersih keluar selama enam hari perdagangan berturut-turut, menunjukkan sentimen dana institusional juga cenderung hati-hati.

Perlambatan kemajuan regulasi, arus keluar ETF yang berkelanjutan, ditambah dengan likuidasi massal posisi panjang berisiko tinggi, menyebabkan posisi jangka pendek yang sebelumnya optimis segera disesuaikan. Fokus selanjutnya tetap pada kecepatan kemajuan aturan saham tertokenisasi AS dan isu regulasi kripto lainnya.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.