Komisaris SEC Hester Peirce mengumumkan bahwa Senat AS diharapkan akan mengesahkan Crypto Clarity Act dalam waktu seminggu ke depan. Pengumuman ini, yang disampaikan melalui media sosial, datang setelah RUU tersebut sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan dan melewati Komite Perbankan Senat. Namun, RUU tersebut belum disetujui oleh Senat secara penuh, yang memerlukan ambang batas 60 suara, dan harus melewati langkah-langkah tambahan sebelum menjadi undang-undang. Para pelaku pasar tampaknya menafsirkan pernyataan Peirce sebagai peningkatan kemungkinan kemajuan pada RUU tersebut, meskipun tetap bersifat spekulatif tanpa konfirmasi dari sumber tingkat lebih tinggi.
The Crypto Clarity Act adalah undang-undang penting yang bertujuan untuk menentukan tanggung jawab regulasi atas aset digital antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Komisaris Peirce sebelumnya menyatakan bahwa Act ini akan membebankan kewajiban pembuatan aturan yang signifikan pada SEC. Meskipun optimis, kemajuan RUU ini terhambat oleh isu-isu yang belum terselesaikan, termasuk ketentuan etika dan aturan imbal hasil stablecoin.
Pasar untuk Undang-Undang Clarity yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 2026 telah menunjukkan aktivitas terbaru. Saat ini, harganya berada di 16,5% untuk hasil YES, turun dari 26% hanya 24 jam yang lalu. Ini menunjukkan bahwa ada kecurigaan yang masih tersisa di kalangan peserta pasar mengenai kemungkinan undang-undang ini akhirnya disahkan dan diberlakukan.
Poin Utama
- Pengumuman oleh Komisaris SEC Peirce menunjukkan bahwa Senat mungkin akan mengesahkan Crypto Clarity Act dalam waktu satu minggu.
- Harga pasar untuk Undang-Undang Clarity yang ditandatangani menjadi undang-undang pada 2026 mencerminkan kemungkinan 16,5%, menunjukkan sejumlah keraguan di kalangan peserta.
- Rancangan undang-undang tersebut masih menghadapi hambatan, termasuk ambang batas 60 suara di Senat dan penyelarasan dengan Dewan Perwakilan Rakyat.
Apa yang Harus Diperhatikan
Pengamat akan memantau secara ketat setiap konfirmasi resmi atau pernyataan dari tokoh-tokoh utama Senat, seperti Majority Leader Senat Chuck Schumer, mengenai penjadwalan pemungutan suara. Setiap perkembangan signifikan atau perubahan dalam jadwal legislatif dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap prospek RUU tersebut. Selain itu, perhatikan pernyataan dari Gedung Putih atau Presiden Trump, karena dukungan eksekutif akan sangat penting untuk pengesahan RUU tersebut. Penundaan atau kemajuan potensial di Senat selanjutnya dapat memengaruhi penetapan harga pasar terhadap peluang pengesahan Clarity Act.
Dapatkan analisis pasar prediksi langsung, didukung oleh Vera. Daftar untuk Vera.

