Wawasan Utama:
- Ripple CLO Stuart Alderoty mengatakan keputusan tersebut memperkuat posisi jangka panjang perusahaan bahwa XRP tidak pernah menjadi sekuritas.
- Klarifikasi yang ditingkatkan telah mendukung permintaan berkelanjutan terhadap produk investasi XRP, dengan ETF XRP mengalami arus masuk bersih.
- Panduan baru menciptakan struktur yang lebih jelas untuk aset digital, mengelompokkannya ke dalam kategori seperti komoditas digital, koleksi, alat, stablecoin pembayaran, dll.
SEC AS dan CFTC mengeluarkan pernyataan bersama mengenai aset kripto. Mereka memperjelas sikap aktif mereka terhadap status 'keamanan' aset tersebut.
Berita terbaru tentang XRP adalah bahwa regulator telah mencantumkan mata uang kripto Ripple sebagai komoditas digital. Ini telah mengakhiri perdebatan mengenai status 'keamanan' untuk altcoin sekali dan untuk selamanya.
Berita XRP: Ripple Crypto Bebas dari Status sebagai Token 'Keamanan'
Komunitas Ripple bersorak keras karena XRP dibebaskan dari status keamanan. Pada 17 Maret, SEC dan CFTC AS memberikan panduan bersama yang menjelaskan bagaimana kripto diklasifikasikan.
Selain XRP, regulator mengklasifikasikan beberapa aset digital lainnya. Mereka menyebut DOGE, HBAR, dan SHIB dalam daftar tersebut. Mereka mengakui token-token ini sebagai komoditas digital.
Kepala Hukum Ripple, Stuart Alderoty, memberikan komentar tentang perkembangan ini. Ia mengatakan perusahaan secara konsisten mempertahankan bahwa XRP bukanlah sekuritas.
Pernyataannya memperkuat posisi Ripple yang telah lama ada di tengah kejelasan regulasi. Komentarnya mengikuti pernyataan bersama dari SEC AS dan CFTC. Alderoty wrote:
Menurut pembaruan tersebut, SEC telah mengklasifikasikan XRP sebagai komoditas digital, bukan sekuritas. Di bawah kerangka ini, regulator mendefinisikan komoditas digital sebagai aset yang nilainya berasal terutama dari utilitas jaringan.

Mereka juga menekankan bahwa dinamika pasar yang lebih luas mendorong nilainya. Definisi aktif ini membedakannya dari sekuritas.
Arus ETF XRP Berubah Menjadi Positif
Pernyataan bersama terbaru dari regulator AS dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap aset digital sekaligus menarik modal institusional. Selama setahun terakhir, XRP dari Ripple telah menjadi perhatian institusi dan mengalami aliran masuk yang kuat.
Dana perdagangan XRP telah menarik aliran masuk kumulatif antara $1,25 miliar hingga $1,4 miliar sejak peluncuran. Ini menunjukkan minat institusional yang berkelanjutan terhadap aset ini.

Peserta pasar mengatakan permintaan yang meningkat sebagian besar didorong oleh kejelasan regulasi yang lebih baik. Setelah penyelesaian Ripple dengan SEC AS, regulator menyetujui produk ETF XRP baru.
Ini memberikan investor institusional kerangka yang lebih jelas untuk memperoleh eksposur. Langkah ini memperkuat kepercayaan terhadap peran XRP dalam pasar keuangan yang terregulasi.
Setelah seminggu arus keluar berkelanjutan, arus masuk ke ETF spot XRP berubah positif untuk pertama kalinya pada 17 Maret. Jumlah arus masuk kumulatif di seluruh lima penerbit ETF berada di $4,64 juta kemarin, menurut data dari SoSoValue.
AS SEC Mengakhiri Ketidakpastian 10 Tahun
SEC AS telah mengakhiri kebuntuan selama 10 tahun terkait ketidakpastian regulasi di kripto. Ini menandai salah satu kerangka regulasi paling jelas untuk sektor ini dalam beberapa tahun terakhir.
Panduan ini mengklasifikasikan kripto ke dalam kategori yang jelas. Kelompokkan mereka sebagai komoditas digital, koleksi digital, alat digital, stablecoin pembayaran, dan sekuritas digital. Klasifikasi aktif ini menyediakan kerangka kerja terstruktur bagi industri.
Dalam kerangka ini, sebagian besar aset kripto tidak dianggap sebagai efek. Ketua SEC Paul Atkins mengatakan lembaga tersebut bergerak menjauh dari ketidakpastian yang lebih luas dan pengawasan kripto yang lebih tinggi. Atkins said:
Pos XRP News: Ripple Menang karena SEC Mengklarifikasi Status Token Keamanan pertama kali muncul di The Market Periodical.

